Linimasa

Thursday, May 31, 2012

Dendang Bukan Dangdut

Peristiwa dalam keseharian,
berawal dari rutinitas dan rencana,
waktu tetap menjadi saksi saat kita melakukan apapun!

Waktu selalu menghempaskan jeritan, warna, tawa, juga kepudaran yang alami!

Kenyataan,
begitulah cara orang melihat, mendengar, mencaci-maki, memaklumi, mengasihi, dan tidak satupun kesempurnaan dalam lamunan!

Malam membendung airmata-airmata yang tertinggal di ujung derita!

Siang tak pernah maklum,
hujan tadi cukup menggerakkan nurani,
hasrat mereka yang mungkin selama ini hilang?

Sore manjakan cahaya,
menyambut pagi nanti tanpa syarat serta kenistaan!

Sebutlah mimpi adalah rasa takut,
dan tidur penerpa kegelisahan!

Wednesday, May 30, 2012

Tidak Mau Peduli

"Kelemahan mental seseorang kadang terlihat hanya dari apa yang tidak ia sukai!"

Kertas-kertas akhirnya berterbangan,
ketidaksigapan, ketidakpedulian tentang apa sebenarnya sudah menjadi tugasnya terlambat untuk digenggam!

Sejuta mata haus akan sebuah catatan baru di setiap waktunya!

Namun, apapun jenis informasi akan menjadi tidak penting bagi seorang yang tidak punya rasa "memiliki" terhadap apa yang sudah menjadi tanggungjawabnya!

Seragam Coklat Laknat

Berita baru datang lagi,

"Lembaga yang harusnya mengayomi masyarakat itu ternyata yang telah membuat kontruksi untuk menjebak, mengadu-domba mereka demi uang/kenaikan jabatan hingga masuk ke bui lalu pelaku kabur tanpa tembakan",

kalimat yang terkutip di atas terkengkang,
membisu sampai nanti ada informasi tepat untuk lebih dijabarkan!











Tuesday, May 29, 2012

Sedih Mendidih

Tidak ada luka, tidak ada apa-apa di hati, seakan-akan menjadi terbiasa!
Goresan kecil melebar,
menindih ruasnya!

Malam ini masih seperti biasa,
aku berbaring di samping ibu tercinta!
(menunggunya tidur nyenyak itu mengabdikan perasaanku yang takut)

Dan terlelaplah kalimatku bersama mimpi yang datang tanpa mengetuk pintu,
ini menandakan hari esok masih ada!

Hari-hari pun [masih] setia dengan segala bentuk kegelisahan!

Peran Ibu dalam getirnya keadaan, ada aku...

Bagaimana nasib kami nanti?
Pasrah menjadi sayap untuk terbang stabil di awan!

Tuhan Yang Maha Adil,
lagi Maha Mengetahui,
Engkau menjabarkan sejuta rasa hanya dengan mendiamkan kami saat berbuat salah!

Apa daya kami disini?
Menanti ketidakmungkinan kecuali keajaiban yang datang[nya] hanya dariMu!

Terkuburlah rasa,
do'a tak henti mengampuni,
kembali dalam ampunanNya!

Seiring malam tanpa dosa,
aku peluk Ibu dengan memejamkan mata,
selamat tidur kebaikan hati!

Monday, May 28, 2012

Pencarian Ini

Mencari apa yang mereka tak punya,
memiliki apa yang mereka cari-cari,
dan hidup adalah berjalannya sebuah pencarian jati diri!

Sunday, May 27, 2012

Lepaslah Hina

Merenung lagi dari hinaan,
dendang-dendang kesalahanku sendiri [mungkin] yang terus bernyanyi,
mungkin ia nyaman dengan kespontanannya,
dan aku hanya terus berusaha agar diberi jalan untuk tetap belajar, tetap mengerti tentang sifat dan sikap orang!


Cukup Senyum

Waktu dalam ingatan,
Tuhan menyaksikan,
Segala warna-warni engapnya perjalanan,
Dusta dan amarah,
Sabar serta rasa mengalah,
Aku akan menjadi pesan untuk satu bingkai lukisan,
Tersenyum!

Saturday, May 26, 2012

Ayah Ibu dan Irama

Aku mengenal ayahku saat kutahu ibuku terlalu mencintainya,
malam ini mereka bersebelahan tanpa banyak bicara,
aku duduk percis di sebelah ayahku,
dan ibu di sebelah kirinya!

Tuhan menciptakan "manusia" ber(pasang-pasang)an bukan untuk mati bersama namun demi menjalani hidup dalam segala rintangan beda!

Begitulah yang akhirnya kupahami!


Berdiri Lebih Tegap

Setiapa kesulitan pasti ada jalan keluar!
Jawaban tidak turun dari langit seperti hujan!
Kita disuruh mencarinya, kita disuruh mempertanyakannya!

Dan dunia tak 'kan sekejam keegoisan manusia!
Aku harus berani sadarkan diri,
dimana rasaku berpijak,
dan dimana aku berdiri lebih tegap!

Ketika Sadar Diri

Malam adalah tempat memikirkan cemohan-cemohan, tentang berjuta hal pandangan orang terhadap orang-orang, aku menuliskan ini di atas permadani!

Ada paradigma, ada pula kepicikan yang lahir dari nafas seorang ratu bertahta,
tatapan tanpa dosa selalu terlihat klise bagi mereka yang tahu jalan
mana yang indah dalam ketidakbenaran!

Bongkar sendiri basa-basimu, tawa palsumu dan nada baik-baikmu!

Ketika aku sadar diri,
aku akam berhenti!

Friday, May 25, 2012

KEMELUT

"Ade sayang yang kuat juga y..."

Aku anakmu yang sangat cuek,
aku ini sudah besar namun terbilang masih tahap belajar untuk dewasa!
Karena rasanya aku masih suka sedih meratapi keadaan yang 'beda' saat ini,
Aku takut dan juga aku bingung,
aku hanya merasa kadang tak adil,
kunikmati ini semua dalam irama,
kemelut tak berakhir,
aku menyayangimu ibuku!

Kubang Idealis

Kubang idealis,
idealisme yang ngangkang di wajah mereka sendiri,
bersenjata tanpa topeng,
jujur untuk mempertahankan keegoisan diri,
orang-orang hebat penjelajah kemurungan sadarlah perasaan kalian!


Do'a kepada Tuhan

Sayangi aku Tuhan,
kadang aku tak sanggup menghadapi segala macam sifat umatMu,
jika aku harus merana biarlah aku tetap diperhatikannya olehMu,
jika aku harus terluka biarlah aku bertahan diperlakukan utuh sebagai hambaMu!
Berikan aku banyak kesabaran serta kebijaksanaan pikiran kelak aku lebih kuat dari batu dan karang!

Thursday, May 24, 2012

Bagiku Hidup

Bersimpuh dalam do'a,
rasanya raga ini mulai lemah dan lelah,
berbatang rokok yang terhisap hanya sebagai pengganti renungan tanpa arah,
namun lebih banyaknya kekosongan-kekosongan nafas menjadi lebih berisi!

Terbelit masa sulit,
sudah kuterima kenikmatan yang Tuhan berikan,
tak mengerti cara untuk lebih bersyukur lagi kecuali tetap berusaha tak mengubur diri!

Semua ini pada akhirnya akan menjadi kenangan,
waktu-waktu yang lewat untuk waktu-waktu yang akan datang!

Tak ada kesedihan yang abadi begitu pula cita-citaku menjadi orang yang sangat bahagia adalah semata hanya membataskan seluruh peluh!



Manalah

Kepenatan, kekusutan, kekacau-balauan!
Tak tenang [kata tenang yang hanya pantas untuk kematian],
Jengah atas ini-itu,
Kikuk?
Aku butuh sesuatu!
Sesuatu yang beda dari perbedaanku!

Manalah duka,
manalah suka!

Wednesday, May 23, 2012

Kutipan Mama

"Benar-benar dikuras.."
"Mama berdo'a dapat rumah kecil asal nggak ngontrak..."

Kutipan-kutipan yang terdengar begitu menusuk tajam hatiku!
Entah harus menyalahkan siapa dalam keadaan segetir ini?
Walau kadang kesal dan aku sanggup!

Aku berusaha semampuku untuk bertahan dengan segala upaya!

Aku Sungguh Serius

Latar belakang akan menjadi pendahuluan dalam bacaan!
Ya, setiap orang punya latar belakang!
Sebuah buku pintar pun ber-latar belakang!
Namun, masih saja orang membuat penilaian sebelah mata!
Sedangkan, dalam hidup ini semua beralasan, hingga kita terpaksa harus memahami "Kenapa" begini dan begitu!

Begitu pula aku,
latar belakangku yang tak butuh panjang lebar untuk diceritakan,
sedikit saja maklum,
aku hanya penulis kelas teri tanpa guru,
yang sampai saat ini dosenku bernama: WAKTU; MASA!

Ada banyak guyonan diluar sana,
ada sejuta lelucon didalam sana,
aku tidak akan sehumoris itu karena aku akan seserius ini!

Apakah "Cara" seseorang menanggapi sesuatu yang berbeda akan dijadikan masalah yang sama untuk sebuah linimasa tanpa jeda itu?

Bolehkah sekali saja kalian berpikir bahwa SERIUS itu pertumbuhan dari senyum dan airmata?

Aku tak 'kan banyak bicara dengan mencampurkan tawa kecil dan cubitan tanpa perasaan karena aku sungguh serius!


Tuesday, May 22, 2012

Demi Keturunanku

Termenung di angkutan umum 06,
aku senang malam ini,
ada yang kunikmati dari perjalanan menuju pulang ke rumah!

Lagu-lagu silih berganti di telinga,
aku hanya merasa ingin sudahi tentang kemarin,
dimana aku pulang ke rumah dengan mobil pribadi?

Kini harus kumaklumi keadaan,
masa ini bukan masa untuk sedih,
bukan masa penyesalan,
ini masa awal untuk gapai segala keinginan!

Penuh semangat aku akan berkarya,
terus laju maju demi keturananku nanti!

Monday, May 21, 2012

Selimut Ibu

Berkhayal,
Sang Ayah menyelimuti Ibu sebelum tidur, malam ini...

Tapi rumah ini tak berayah,
maka aku anak yang tinggal di rumah Sang Ayah yang menyelimuti Ibu!

Setiap menjelang tidur,
rutinitas yang hampir sama kulakukan adalah melihat Ibu tetap sabar dan baik-baik saja!

Kebosananku setiap harinya,
menerima pesan singkat yang sama dari Sang Ayah tanpa wujud yang nyata!

Perhatian dengan uang,
dengan kalimat yang itu-itu saja,
apa Ayah mengerti cara menghargai perempuan?

Maaf, kalau cerita ini ngarul kidul yang terbuat dari sekian asap rokok dan secangkir kopi manis, membisu!

Logika Nista

Aku tahu mulut itu lebih tajam dari pisau, dan aku tahu menjaga mulut itu lebih sulit daripada menjaga sebuah perasaan!

Saat aku juga butuh buaian,
aku juga ingin merasakan sanjungan!

Saat aku melemah,
dan aku ingin diperlakukan selembut-lembutnya!

Saat aku terjatuh,
dan aku ingin dipapah sampai dapat melintasi jalan!

Saat aku menangis,
dan aku ingin kau rasakan betapa kalahnya aku saat bertarung dengan rasaku sendiri!

Apa aku ini bukan manusia yang pantas diajak berdamai dengan hatimu?

Sungguh nista logika yang memperkosai perasaan terus-menerus tanpa ampunan!

Ampuni Pernyataanku

Tuhan,
kau ciptakan aku sebagai makhluk sempurna namun aku masih saja merasa kalah!

Tuhan,
kau buat sedemikian rupanya waktu bergulir dan aku masih merasa kacau, apa aku tetap salah?

Tuhan,
ampuni pernyataanku!

Mulai Gerah [?]

Memasuki bulan keenam, Mulai berpikir tentang bulan yang sudah berlalu, berbagai tahap yang dilalui, dari mulai diam sampai berlinang airmata, dan tentunya saat ini masih merasa tak dianggap ada, (mungkin kurang berkompeten) atau enyahlah pengetahuan mereka tentang apa yang mereka kerjakan daripada apa yang telah kukerjakan! Akhirnya aku merasa terjebak dalam situasi, Idealisme [mereka], ketidakpastian 'sistem' atau ketidaksamaan pikiran [terlalu klise], "..belajar tanpa dipandu, namun hanya terus-menerus disuap-in, seakan tidak ada kesempatan untukku mendulang-nya sendiri.." Ya, itu yang kurasa... Berharap cepat terselesaikan keganjalan di hati ini, atau memilih untuk mencari yang baru saja daripada tersiksa dengan banyak tanya!

Sunday, May 20, 2012

Jodoh [?]

"Orang bisa kawin-cerai, bisa jatuh cinta bahkan patah hati lagi.. Tapi tidak semua orang bisa 'besar' hati!"

Ketika seseorang menyebut pasangan hidupnya [suami/istri] adalah jodoh, lalu setelah itu mereka bercerai, dan menemukan pendamping baru, apakah akan disebut "jodoh baru"?

Aku ingin mempelajari tentang diriku untuk menelaah sebuah lika-liku hubungan,
walau aku belum pernah menikah!

Maka, aku menganggap jodohku 'ada' disaat aku mati!
Bukanlah suamiku [nanti]!






Hari Minggu Biasa Saja

Sudah terlanjur kecewa,
atau aku hanya terlalu ingin memilikimu!
Entahlah!
Kadang tersiksa dengan perasaanku sendiri,
segalanya...

Saturday, May 19, 2012

Portir I

Sudah 3 bulanan,
dan kutahu kau tersiksa disana,
kami pun sibuk mencari jalan untuk membebaskanmu dari itu semua!

"Tuhan sayang keluarga kita, maka ujian yang tak langsung diberikan padaku... diserahkan untuk kau jalani"

Keadilan samar di dunia ini,
hukum selalu jalan di tempat jika tak punya uang banyak!

"Jangan bersedih atau cengeng jadi laki-laki... adalah tanggungjawab yang harus kau terima saat kau lupa diri"

Katakan pada mereka nanti,
tentang apa yang ada didalam sana,
ceritakan kau bahagia dengan caramu,
buat orangtua kita bangga punya kita!

Peranglah Dengan Diri Sendiri

"If you are not able to play a drama, then you should be able to receive when selected by karma.."

Hanya itu penggalan kalimat dariku untuk kalian semua, sebelum aku tertidur!

Friday, May 18, 2012

Terimalah!

Entah kenapa sekarang aku mudah menangis?
Aku hanya ingin bilang bahwa aku menyayangimu!
Terimalah...

Jangan(kan) Haru

Hidup ini tentang cerita,
apa saja...
Bahkan pena yang rusak pun tak 'kan menghentikan tangan 'tuk bergoyang...
Jemari selalu bersemangat untuk mengetik huruf-huruf patah tanpa angka yang berbatas!

Sadarkah kamu untukku?
Seumpama aku adalah gelas yang kau tuang air untuk diminum bersama...

Mengertikah hidup atas kita?
Jangan merintih dalam haruku!

Thursday, May 17, 2012

Tegar Bersamamu

Tak dapat kubayangkan menjadi seorangmu Ibu,
kesabaran yang luar biasa,
hingga kau rela menyendiri seperti ini,
tanpa kekasih hati...

Tak kupeluk dan tak kumanjakan kau karna aku menyayangimu...

Ibu,
jangan menangis lagi,
aku tegar bersamamu!

ROCK

Ada akibat yang lebih berguna daripada penyesalan,
setidaknya 'salah' itu sebuah pemahaman untuk melanjuti hidup baru!

Perjalanan selalu dimulai dari sungai yang tak berpenghuni,
berbisik sendirian,
merana hanya dengan kaki dan kepala sendiri!

Arus di depan yang deras,
mundur tak mungkin, dan itu terjal!
Lakukan sendiri, agar terpuaskan!
Sesadar-sadarnya kamu dalam peluh dan luka...

Tak ada sebab untuk membaca ini dari bawah, setelah judul hanya perhiasan!

Sesalkah Korupsi?

Terseret di jalanan Ibukota,
tak ada warna lain kecuali hitam pekat kusam jeling didalam retina!

Terhina berdiri diantara gedung tinggi,
saat menatap direktur yang berjamaah korupsi menyapu rakyat tak berdaya!

Saksi bisu tak pernah toleransi!
Bungkam dengan uang!
Tidur dengan tawa, hingga mati terbinasa!

Sesalkah kalian?


Wednesday, May 16, 2012

Semangat Pagi

Hidup cuma sekali,
mati juga sekali!

Matahari memapahkan untuk lebih giat,
udara pagi dingin menghapus kekesalan semalam!

Darimana datangnya bahagia sebuah "rumah",
keluarga yang harmonis!

Mimpi-mimpi kecil tersisih dari kenikmatan tidurku,
hanya sementara dan dengan begini aku menikmatinya!

Singkat Saja (sendu)

Entah mana dulu antara cinta dan nikah, kalau akhirnya berpisah?
Syahdu tanpa koma!

Pesan Singkat atau Mimpi?

Teringat beberapa tahun lalu, saat orang yang kuhormati main hati!

[dan kutahu ia selalu semena-semena mengenal arti cinta]

Waktu itu aku sedang di parkiran sebuah hotel di Jakarta,
pesan singkat masuk di ponselku yang terkirim dari orang yang kuhormati [namun, kadang sudahlah ia begitu sangat kubenci],
ternyata isi pesan bukanlah buatku namun untuk perempuannya? Ia salah kirim?

Dan detik ini aku tercengang,
orang yang kuhormati melakukan hal sama!

Berarti ia tetap main hati,

[padahal beberapa waktu belakangan ini sering mengucapkan "maaf" kepadaku bahkan pernah juga mengatakannya langsung dengan tetesan airmata?]

Kurasa airmatanya hanya kiasan!

Saat ia meminta maaf aku tak merasa itu sebuah penghormatan karna bagiku ya klise sekali!

Pembohong!

Orang yang kuhormati ini masih bertanggungjawab yang hanya sekedar materi bukan sebagai seseorang yang mengajarkanku tentang arti kasih dan sayang!

Apakah aku harus terus menghormatinya? Memaklumi segala hal yang ia perbuat sepanjang aku tumbuh dewasa?

Sudah berkali-kali main hati,
dan ia telah menyakiti perasaan perempuan di sebelahku!

Adilkah?


Sunday, May 13, 2012

Dunia ini Jahat!

Menunggu Tuhan memelukku dengan tangan-tangan malaikat!
Mengusap airmataku dengan pengampunan dosa terberat!
Aku menjerit,
aku ketakutan,
dunia ini terlalu jahat!

Uang, Harta, Bangsat!

Muak dengan kata 'uang'!
Aku sedih,
aku menangis,
dan aku sangat sedih detik ini!
Siapa aku?
Aku diam saat aku tanyakan ini pada diriku!
Kehancuran didalam hati....
Aku benci uang,
ia seperti racun mematikan hatiku!
Kenapa manusia harus kenal kata 'harta' tak jauh bangsatnya dengan uang!

Bahkan Selamanya

Aku hanya pesan yang hilang untuk kalimat pengganti di belakang!
Aku hanya surat titipan untuk perekat waktu yang disetir perasaan!
Aku hanya tinta yang tumpah dari batang pena yang patah!
Aku hanya angin yang singgah sementara untuk kau hirup sebentar!
Aku hanya waktu yang tak 'kan permah kau rangkul lagi nanti, bahkan selama-lamanya...

Jangan Biarkan Aku Tertawa

Aku butuh seseorang yang memelukku saat ini,
kalau boleh bukan orang yang kekenal namanya!
Rapuhku, sedihku, airmataku, menjadi pertanyaan yang tak berarti!
Terpukul sakitnya,
menetes peluhku hingga tubuh ini seakan enggan menggerakkan semangatnya lagi...

Jika aku harus terhina,
maka jangan biarkan aku tertawa dengan senangnya!

Aku Salah (menyerah)!

Kejujuranmu adalah awal aku untuk bermimpi lagi!
Dalam sekejap segalanya menjadi luntur, tersapu oleh sepenggal kalimat!
Memang... niat baik itu tak butuh banyak bicara,
dan memang... hidup ini segelintir dari bagian yang datang dan pergi!

Nafasku yang (akhirnya) lega tak berarti lagi,
hancur seketika itu!
Gemuruh diacak badai...

Kali ini aku akan berusaha tak banyak tingkah berbuat apa-apa lagi,
karna aku pasti salah...
aku menyerah!


Dendang Luka

Tidak terlihat apalagi membengkak,
semu menahu angin mana yang dituju!

Bernyanyi dan tertawa,
aku hilang kendali!

Tak 'kan pernah sendirian...

Hari Minggu dan Aku

Aku tak merindukan soal cinta,
namun aku sedikit sensitif membayangkan sebuah keharmonisan rasa?

Hari minggu adalah hari dimana setiap keluarga yang sibuk di hari kerja berkumpul di rumah atau diluar sana bersama-sama (walau tak semua begitu)?

Kadang iri melihat tetangga sibuk dengan persiapan mereka untuk pergi piknik atau melabuhkan kepenatan di alam terbuka bersama keluarganya, aku pernah namun belenggu!

Sejenak aku berpikir dengan tenangnya dunia,
bahwa suatu hari nanti yang kupilih adalah ketulusan hati!

Sedih itu absurd

Tak pernah menyangka jika harus keras hati,
aku ini manusianya Tuhan!

Aku rindu ayahku dan tak pernah juga kudekap erat ibuku,
aku ini anak mereka!

Piluku patah perlahan,
mereka semua saksi!

Akal yang tak terbentuk,
tangis tak terbendung!

Perasaan gamang,
dusta ini halusinasi yang ketinggian,
darimana akibat itu?

Bosan dengan ke(absurd)anku,
keterikatanku dari arah yang semu!

Menangis selalunya sedih?

Maaf Aku (bukan) Orang Baik

Pagi buta penuh haru,
kalimat yang kubaca terlalu menyakitkan bahkan menusukku hingga terdiam?

Terbungkam, terkunci!

Bersatu-padu dalam kata 'trauma',
aku mudah sekali murung dan malu,
sepertinya aku tercabik hingga benar-benar mati rasa?

Hentikan ini,
ketidaknyamanaku atas rasa bersalah,
rasa yang sekiranya membuat orang menjadi salah persepsi kepadaku!

Aku mau baik-baik,
walau aku tak sepenuhnya benar,
aku bukan orang yang 'setengah' hati? (tanda tanya itu menghantamku lebih dekat)

Maaf,
aku tidak baik!

Friday, May 11, 2012

Terima Kasih Tangan dan Pikiranku

Hari ini Jum'at, malam ini aku motret konser i Slank u, lalu baru tadi aku mendapat kejutan sebelum itu! Hadiah dari Orang Tua Group, sebuah handphone tanda penghargaan dari apa yang kutuliskan
12 Desember
tahun lalu,
Senyum itu sederhana, lebih dari sekedar materi, cukup bahagia sederhana, lebih dari tangan-tangan yang berpeluhan!

Pejalan Kaki Biru

Waktu bersemangat mengajakku dewasa,
menakjubkan tentang gambar [tanda pejalan kaki] ini!

Waktu berseteru menyerbuku dewasa,
waktu tak pernah merasa jadi guru walau tau aku muridnya!
Tidak ada yang perlu diakhiri, semua mengalir dengannya...

[debu melekat di kulit, sapulah kesedihan]

"Aku menanti esok,
menunggu keajaiban!"

Waktu banyak bicara namun terlihat tenang [lalu aku apa?],

Penanti!

"Tak ingin goyah dan koyak,
aku tak ingin kesepian",

Aku tahu ini jalanan,
[pejalan kaki banyak kehilangan arah saat tak ada trotoar]

Belajar memahami ini sebuah perjalanan dari trotoar!

"Kehidupan bukan roda bocor yang dapat ditambal!"
[lalu aku apa?]

Pejalan! Aku tegap di JALUR PEJALAN KAKI!

Kutip Dua Manusia

"Manusia memang dekat dengan rasa takut"

"Manusia jauh dari kepastian saat mereka mengaku punya keyakinan"

"Manusia rela kehilangan harga diri demi perasaan"

"Manusia punya akal walau kadang tak punya hati"

"Manusia enggan sendiri ketika mereka merasa dapat memberi"

Thursday, May 10, 2012

Jangan Gengsi

Jangan gengsi mengaku bahwa kau milikku!
Kata maaf memanf begitu langka terucap dari lidahmu,
namun bermakna pada akhirnya saat kau akui apa salahmu!

Menunggu syahdu...

Pengamen A 70 dan Keinggrisan

"Memulai siang di dalam bis rute Tanah Abang [karena melewati Thamrin], bis ini yang dipilih! Tak biasa, tarifnya 10 ribu Rupiah [padahal biasanya 9 ribu Rupiah] entah mungkin alasannya BBM?"

Duduk didalam bis ber-AC ini terdengar suara pengamen beserta alunan gitar kopongnya membuka perjalanan dengan tembang "Ayah", lagu itu lagu sepanjang jaman yang masih merdu liriknya!

Teringat hari ini, tanggal 10 Mei! Saat orang-orang sedang gelisah tentang konser Morrissey nanti malam, aku sibuk berkhayal tentang pengamen jalanan yang betah di jalan! Apakah pengamen jalanan di Jakarta dapat mengalahi ketenaran Morrissey di Inggris? [mungkin kalau pengamen tersebut berjambul lebih tinggi dari Morrissey]

Kadang perih melihat keinggrisan orang-orang di luar sana tentang puja-puji mereka terhadap musik dari luar, walau kiblat musik seseorang (mungkin) menggambarkan nuansa hatinya atau malah membentuk ideologi? [kebanyakkan begitu]

Indonesia terlalu lama mengangguk pada budaya barat dan mereka bangga, entah sebesar apa itu gengsi?

Musik diam-diam menjadi racun, menusuk, menjahit, membungkam, menyatukan, memecahkan permasalahan melalui hembusan lirik yang berhalusinasi!

Pola pikir dari kepala negara? Jadi ingat, saat membaca sebuah artikel ketika era Orde Lama, Koes Plus ditangkap dan dipenjarakan karena memainkan lagu-lagu The Beatles di tahun 1965!

Akhirnya aku pikir era ini adalah era yang serba kebablasan!

Tak dapat bertukar, masa kini dengan masa lalu!
Perubahan harus ada,
tanpa meninggalkan catatan yang penting dari kesalahan di masa itu!

Putar balik ritme, atau menghantam terus?

Totalitas ke(tidur)an

Bunyi sekeras apapun,
ternyata tidur jauh lebih sadar nikmatnya!

"Banyak shubuh yang tertinggal",
kalimat sedih ini yang terpaksa aku bilang!

Semoga teringat 'bangun' dari (terlalu)nya nikmat!

Setara Cinta

Setara cinta dan keromantisan,
romantis adalah keakraban bathin seseorang terhadap perasaannya, mengaitkan benang dengan jarum untuk baju yang nyaman dipakai!

Ada banyak ulahku yang setara dengan itu,
pengorbanan waktu pun hal romantis,
1x24 jam yang menjadi tak cukup jika dalam bayangan hanya tentang rasa ingin membahagiakan!

Berikut dari kesetaraan cinta dan keromantisan,
nilai sama dalam sikap yang luar biasa,
agar kelak tak terbinasa acuh!



Wednesday, May 9, 2012

Lagi di bis kota

Tak ada yang serius disini,
gemuruh dalam sepi setelan roda empat yang nyaris bobrok karena kurang perawatan (Ya, begitulah Ibukota) kita selalu ingin memiliki apa saja namun sulit menjaga saat mendapatkannya [hilang konteks]!

Malam pekat ini,
menyambung kepalsuan,
ada banyak penderitaan yang terkuak di reformasi,
jual-beli harga diri,
korupsi yang dianggap hina oleh seluruh masyarakat yang ternyata mereka pun masuk didalam(nya)!

Negri syahdu dari himpunan yang terbelakang karena pola pemikiran sempit (mungkin) dan orang begitu tumbuh besar hanya dengan keegoisannya [tidak mau mencicipi susah orang lain], kalau menurut teman: "Satu generasi harus putus untuk keadaan seperti ini"!

Lintasan dipacu supir bis 640 yang rata-rata berasal dari Sumatera [keras kepala]? Ini sekedar pendapat!

Mereka kupikir hampir sama juga (akhirnya) dengan kesadisan penguasa Ibukota, kenapa?

Seketika penumpangnya tak [penuhi] kursi di bis ini, si supir sembarangan menurunkan mereka di jalanan untuk berganti menaiki bis yang berada di belakang/depan dengan nomor yang sama (640)!

Apalah dunia ini,
jika saling menuding tanpa sadar dirinya belum baik untuk dibanggakan, ditunggangi [lagi-lagi] soal semau-maunya diri sendiri!

Memperolok kekuasaan demi kepuasan per-individu,

apa materi yang mereka punya harus dilegalisir?

apa hidup di Ibukota harus terpaksa kredit mobil?

Tujuan bahagia dilansir sebagai acuan ketentraman, bukan pedoman melengkapi penderitaan orang lain!

Remang, lemahnya bis kota!

Merujuk pada sebuah lamunan panjangku,
hingga matahari memang tak pernah marah akan manusia yang berada dibawahnya yang selalu mengeluh atas sinar dan panasnya!

Sukma...
malam penuh janji yang tersembunyi di teralis kemunafikan dunia!

Secangkir kopi dan cinta

Ada suka dan duka, ada peran, kita punya nalar, tak sejahat itu untuk saling menyakiti, dan tak sehina itu untuk dicemohi! Bahkan aku hanya punya sesachet coffeemix untuk merindukanmu, dengan manis, tentang senyuman!

Belakangan Ini Untuk Itu

Beberapa hari belakangan ini,
aku semakin banyak belajar,
tentang sebuah kesungguhan,
yang bergejolak dari diriku,
entah kenapa aku rela,
aku mau melakukan segala hal yang rasanya aku tak terpikir sebelumnya untuk berbuat itu? (mungkin kau pun sama)

Hanya satu yang ada dipikiranku,
selalunya aku mengganggap rasa sayang itu adalah pengorbanan,
butuh gelora yang membara,
jika hangus biarlah oleh airmata,
selesai!

Saturday, May 5, 2012

Mimpi Dari Masa Lalu

Bertahun tidur dengan kesenangan,
mobil, uang dan sedikit gaya hidup di Jakarta sempat membuatku sumringah akan waktu!

Masa itu aku (mungkin) berpikir,
bahwa inilah aku dan keluargaku yang tidak akan pernah kesusahan!

Di lain sisi,
pemahaman yang tipis tentang agama yang kuanut adalah ketebalan pemikiranku untuk memilih gerak yang cepat atau gerak yang lambat?

Setiap pemilihan berujung kebingungan!

Seimbang namun tak beraturan,
rasanya aku tak pernah menyesal saat ayah memilih jalan menuju pembelajaran beratnya!

Saat ini nafasku setengah engap,
segalanya berbalik,
lebih tepatnya aku sudah enggan melihat kesenangan aku ini siap perang dengan kegelisahan!

Merangkak bukan di masa yang seharusnya,
aku perempuan dan abangku lelaki,
kepincangan terjadi saat keegoisan manusia tak terbendungkan...

Habis tak tersisa,
kini ibu dan ayah memilu,
dan kini kusadari..
betapa pilunya mereka diluar sana saat menjerit susah,
seperti bathin yang terkengkang tak ada satupun dapat melepasnya kecuali percaya Tuhan itu ada!

Risau Bulan

Ingin pura-pura tidak tahu atau aku tidak mengerti sama sekali apa itu dan apa ini!

Waktu yang memburu,
dan kupahami harta ini tak dibawa mati!

Keadaan buruk yang sudah tak lagi menggunakan materai dan tanda-tangan namun hukum laknat butuh uang banyak?

Persenan nafas yang hilang terenggut oleh kesesakkan...

Detik seperti ini mengancam kebahagiaan!

Friday, May 4, 2012

Manis Di Hati Kita Bersama

"Bahagialah dengan manisnya.."

Aku makhluk Tuhan,
sama sepertimu...
Ya, walau kita tak mungkin selalu sama-sama...

Hidup ini sedang kurasa indahnya,
bagiku semalam akan menjadi pucuk kerinduan,
aku terharu saat kau tak jemu memanggilku "sayang..",

senyum merekah,
tak ada drama dan kunyatakan aku suka!

Semoga kasih yang baik itu manis di bibir, manis di mata, manis di telinga, dan manis di hati kita bersama...

Wednesday, May 2, 2012

Hari Kedua Bulan Ini

Akhirnya,
menelaah itu terletak bukan pada umur untuk menentukan kedewasaan namun dengan mengingat saja angkanya kita tahu kapan kita dewasa...

Tumbuh dan berkembang,
layu dan tersapu,
kembali tumbuh yang baru...

Ketika masa lalu disebut-sebut,
seakan semua nafas itu busuk,
sedangkan masa-masa selalu berada di punggung bukan beban,
bukan olok-olokan apalagi dijadikan bahan berbuat ketololan!

Proses-proses kecil yang berarti sangat besar!

Ketika kita melakukan kesalahan lagi,
bahkan kita jadi memahami kesalahan yang tengah orang perbuat!

Omong kosong,
caci-maki,
saling memunggungi badan,
menapik tangan,
saling meludahi,
menginjak tanpa berpijak,
semua adalah hawa nafsu yang mengisi ruang dan waktu!

Sadarkan diri untuk sadar akan diri!

Tuesday, May 1, 2012

Mei Satu

Satu nasib akan bergerak jika kita mau berjuang,
pikirkan lagi,
terkadang keluhan begitu menyita waktu,
banyak bicara dan komentar membuat kita lupa bahwa kita terlalu tidak percaya atas kemampuan diri sendiri!

Jika kita tidak tuli dan kita tidak buta,
berarti kita sadar bahwa tak ada yang mampu mengubah kemiskinan kita atau bahkan mencegah kemelaratan kecuali bangkit dari keduanya!

Mengurusi satu masalah saja manusia itu belum tentu sanggup berpikir dengan cerdas,
lalu sekarang menjerit berteriak di kerumunan,
apa yang kau rayakan?

Suka sekali perayaan?
belum mampu menyelesaikan satu lalu mencari 10 masalah lama lalu berani mewakili 1000 kesedihan orang lain sementara diri sendiri terbelit airmata?

Terpulang kepada individu masing-masing,
tapi alangkah baiknya mengulang ingatan,

tanpa 'perubahan' tinggal diam di negara ini adalah kesengsaraan!



Datang Di Mei

Sambut hangat jelang wangi baru,
aku hanya sebuah nama yang kebetulan bernama tengah "Indah"!

Manisnya bulan ini,
seperti senyuman yang tak mau hilang karena kita "Berdua"!

Singgahlah pada panggilan namaku untuk memanggil nama depanmu...