Linimasa

Tuesday, September 29, 2009

kelemahan yang terdalam

Airmata menetes tepat pada detik yang salah!
Detik dimana aku tidak bisa membedakan antara harus jatuh cinta atau mematikan semua rasa!
Aku Butuh tanganmu diletakkan di dadaku...
Aku butuh senyummu diberikan pada mata sayuku...
Aku Tidak Akan Pernah Siap Kehilangan!

Monday, September 28, 2009

lagu "Maaf" dan lagu "Rindu"

Dan Pada Satu Hati...
Kita Berbicara Dengan Beda...
Rasanya Jadi Aku,
Rasanya Jadi Kamu!
Atau Bagaimana Tentang Hati Mereka?
Bolehkah aku meminta...
Cium kening ini dengan Kata "Maaf",
Dan Cium bibir ini dengan Kata "Rindu" dan semua...
Di Bibirmu yang Tahu!
Akankah Kuterbalikkan Waktu...
Demi Mendapatkanmu...
Kembali di masa itu!
Kembali Dalam Indahnya Kita...
Kita...hanya Kita yang Tahu!
Semua...
Segala rasanya Untuk Kuteteskan Airmata Kepiluan!
Saat Nanti,
Sampai Tak Sanggup kekhilafan...menjadikan Cinta Itu Pada SATU Yang Tak Dapat kuakhiri!

Sunday, September 27, 2009

DuaPuluhDuapuluhDuapuluh

Ketulusan itu Tidak pernah Mengeluh,
Tidak akan Pernah Jenuh...

Tidak Untuk Menyerah dengan Katanya...
Lengkap Dengan isinya...
Kejujuran yang Menanti,
Bila Dusta ini Tak berujung!

Senangkan Hati Yang Sepi...
Semayamkan Jiwa yang Sunyi...
Rasakan,Resapi ini,
penuh Kata-kata yang tak menengahkan Galau Dan Bisu!

Kita Punya Hari di dalam hati,
Gapailah Mimpi Kita!

26tahun

Dalam Angka puluhan Ini...
Harap Serta Do'a...
Setulus Hati,
Walau Tak sepenuh Jiwa...
Dengan Guncangan dan Cacimaki...
Apa yang dilakukan...
Apa yang Dikorbankan...
Dan Apa Saja dari Senyum Serta Amarah!
Di angka Puluhan Ini Juga...
Yang Aku Inginkan dariku,
Karnanya...

Menemukan Jalan Yang Sebenar dari benar...
Tentang sesungguhnya Janji Setia!
Tentang Semestinya...Cinta tak Kugunjingkan,tak terhujat oleh apapun juga!
Semoga...rencanaku Dimaklumi Tuhan!

Wednesday, September 23, 2009

titik ke koma atas

Darah ini tak slalu Merah,
juga tak mesti mengental dan dibuat beku...

Gumpalan ini terpecah,
Dan perlahan Menetes!

Seringkali Tak berakal...


Tuhan Menciptakanku bukan Untuk Membisu!

5

Semoga Kejahanaman itu cuma ada saat Perut ini tertusuk pisau Tajam dan berkarat!
Tapi bukan dari Yang kuagungi...karna aku rela terluka Demi cinta!
Manusiawinya Aku terbodohi...

tue

Berkacalah,

Wajahmu Beda Dengan Wajahku!

Wajahmu Sendu,
Wajahku Layu...
Kesamaannya Tertindas Karna Alam Pikir yang Terlalu Bebas!

Sejak Kita terikat dalam Kesepian,
Sejak itulah kita Terhanyut dalam kehampaan...

Katakanlah dengan Kaca,
Bicarakanlah dengannya...

Bahwa Setiap Masa sunyi datang yang ada dalam diri Sepantasnya 'tuk Tidak meninggalkan!

seheningnya

Memberi yang terbaik untuk sebuah kata...HIDUP!
Dan inilah Yang baik dari Sebuah rasa...IKHLAS!
Juga begitu rapuh ketika Harus tetap Menegaskan sebuah kata dengan spontannya...SABAR!

Kehidupan...
Caranya menjalani,
Lebih berarti dari sekedar ingin pergi!

Bergeraklah Dari Pemberian yang Sebaik Senyum Senja...
Berada disini,
Adalah Yang Terbaik!

Sunday, September 20, 2009

06.20

Aku Bukan Muslim Sejati,
Aku menganggap diriku bukan Juga Biasa...
Saat aku masih diberi Kesempatan Menuliskan Kata,
Berarti Aku Masih Manusia...

Friday, September 18, 2009

menyerta

seuntai harapan...
menjadikan malam terang dan pagi menyinarkan cahaya yang membuat mata ini berderang!
seuntai harapannya lagi...
pada diri ini,
sebentuk Kepercayaan Baru...
melangkah dan meninggalkan langkah yang lalu!
serta menghapus jenaka di dalam kata buaian...
bualan baru siap dihantarkan...

bualan tentang berharganya waktu ke waktu!

tidak menganggap konyol...
cuma ingin meringankan kesuntukkan!
tak pernah tergantikan...
warna lama menjadi haru baru untukku!

selamat berpikir,
Hidupku Adalah ini...

Wednesday, September 16, 2009

tanpa inisial


caraku salah...tapi niatku baik!
sebaik-baiknya aku menata kata...
perlahan dengan terbangunnya sebuah KEPERCAYAAN!
puing hati ini tak 'kan pernah terbentuk seperti awal...
seperti aku harus merelakan keindahan pasti bukan hal yang abadi!
langit yang berwarna,
semoga ada yang lain untuknya....
untuk ia rasa tak ada JENUH dalam cinta,
tak ada RESAH dalam menjalani segulir cerita yang memang berakhir karna MATI!
seumur hidupku ini...
pembimbingku sedang sakit,
penopaku t'lah pergi!
Jangan Kau Buat Aku semakin Hidup dalam KEBERSALAHAN...
Tuhan Kita Sama...
dan senyumlah untukNya...

HARAPAN KECIL



Jiwaku tak boleh terbelah…
Hatiku tak boleh hancur…
Dan Pemikiranku berpihak pada satu…KEYAKINAN!
Cita…
Suka…
Aku tak harus berduka,terluka…
Entah untuk Sang Lelah!
Jengah untuk Sang Gelap!
Terangi aku dalam LindunganMu…
Biarkan Yang t’lah kuukir dengan manis,
menjadikan aku lebih hidup untuk seratus tahun lagi...
umpamanya mimpi indah beradu dalam sadar,
adalah menjadikan kalian NYAMAN BERADA DIBOLA MATAKU!
Terbiarlah yang sakit!
Aku butuh yang lebih dari RASA INI
Kemungkinan yang terdekat adalah Tetap menjadi AKU!
Apa adanya dengan KEKOSONGANKU…

Tuesday, September 8, 2009

Sedihku!!!

Cukup dengan menekan perasaan ini sedalam-dalamnya...
Berikan kesempatan untuk aku Tuhan!
Aku ingin senang...
Ingin disayangi dengan Perasaan terdalam!
Upayaku habis...
Aku lemah Tuhan!
Aku Tak mampu lagi menangisi ini...
Rasa Rindu ini Tuhan,
Merindui Kasih Sempurna Langit dan Bumi!
Yang tak pernah Menipu...
Tak pernah tega Meninggalkanku sendirian dalam Susah!
Tetap percaya aku Tuhan...
Aku manusia,
Masih MakhlukMu!

Monday, September 7, 2009

jam 3 pagi kemarau

Kalau cinta,
Ternyata...
Harus Berani Terluka!
Atas apapun...
Rasa!
Hanyalah Rasanya...
Menepis getir dan diameter sakitnya!
Tak terhingga...
Menghitung berapa banyak waktu 'tuk membujuk diri sendiri!
Agar tak terlarut...
Bersedih!
Karnanya senyum manis itu terbayang...
Dan baunya tak pernah hilang!

judul lain

Selalu tentang derita...

Dan kucoba...

"Saat mengendarai roda empat di jalan, aku tersipu dengan senyumku...Tulisanku dipercaya 'tuk dibaca! Aku bangun dari resah...enggan merasa Lelah,dan tetap menantang lampu didepan mata!",

Segelintir kalimat tak dapat aku kuasai...
Karna aku cuma tahu,
Derita Hidup!
Lebih tepatnya persoalan hati yang tak pernah habis dibahas...

Semoga saja judul yang akan datang,
Memberanikan aku bersenang-senang dengan semua mauku...bebas Berpikir lagi!

setengah rasa

Setengah mati rasa...
Setengahnya lagi demi esok!
Separuh hati meringis...
Separuhnya lagi menangis!
Esok,
Tentangmu dan Tentang bagaimana aku...
Denting,
Bergeliat menitih asa yang tinggallah asa!
Semampunya...sang surya melamuni malamku!
Pening...
Kaki ini seperti berada tepat di kepala!
Hening...
Kepala ini Terus berputar dalam Logika!

cinta menjadi nol

Sungguh aku tak ingin Mati Tragis Karna cinta...
Mendzalimi diriku untuk terus memanuti cinta!
Cinta...cinta...itu-itu saja!
Yang kusebut setiap menit,
Sedetikpun tak pernah kudapatkan manfaatnya!
Begitu Teganya aku...
Terhadap Diriku!
Menghabisi hatiku,
Menggrogoti Ragaku...
Mempertaruhkan Jiwaku,
Untuk Terguncang-guncang!

Saturday, September 5, 2009

ONE

Hingga...
Aku SATU untukmu!
Bersujud...untukNya!
Menikmati...Sang Tulus!

Sekedar...
Kata yang menjadi Butiran Makna Dari Kesalahan!

Bahwa SATU,
T'lah Hilang dari Deretan Angka Pada huruf yang Tak pernah menjadi kata pasti!

Maafkan...
Biarkan aku denganNya,
Yang tak pernah menyakitiku!

Selamat Tinggal SATU dari Sepuluh rasa-rasa yang tertanam...

Itulah...

Aku Harus Melupakan...KEINDAHAN!
Indah...yang Kubayangkan Tetap indah disetiap menit kurasakan getar-getirnya!
Aku Harus Mengakhiri...KEINDAHAN!
Yang Hanya sebatas angan...dan Menuliskannya di atas lautan,TIDAK AKAN MENJADI KENYATAAN!
Sadarlah...
Tentang ini-itu!
Aku Harus Menahan...Pemikiran yang Cuma berakhir dengan Perasaan Sakit Hati!

Friday, September 4, 2009

00:35

Berdegup...
Tertunduk dibawah malam sunyi,
Teduhnya Gelap pekat ini...
Mengamuki rasa-rasa yang ada...
Menjerit dalam jiwa,
GUNCANG dengan hebatnya!
Menekan kata...
Satu Saja,
DAMAI!
Kuinginkan...
Tenang,
Tanpa bayang...
SEMU!

For...

Jika terus Terdiam...ketololan ini Menjadi!
Jadikan aku...BODOH!
Kebodohan saat Hanya bisa DIAM!

Bertanya-tanya...menjawabnya Sendiri,
Dalam Hati!

Maukah Kau Terima aku dengan Ini?

Ini...
MASA LALUKU untuk Bersama denganmu Sampai mati!

Sedih dan itu...

Seakan-akan...
Aku Kuat untuk Melihat Kenyataan!
Ia terbaring Dengan kerapuhan...
Dan pesannya,
Ingin Diberikan kekuatan,
Sekuat-kuatnya!
Aku hanya seorang Anak...
Pantas 'tuk mengangguk,
Lebih pantas lagi diam!
Karna sebatas itu yang aku tahu...
Sebatas itu yang Tak mungkin Kubantu mencari jalannya!
Ia yang menentukan semua...segalanya!
Kebahagiaan tak semudah mengidamkannya...
Atau senang itu sebagai barometer mencicipi Bahagia yang sebenar-benarnya!
Disaat aku terluka,
Ia pun berduka...

Tentang ini,
Entah benar-benar akan terjadi Perpisahan,
Juga Mungkin Hancurnya Perasaan,atau Sejenak harus kita simak "Kesedihan Adalah Keindahan"!

Thursday, September 3, 2009

PEKATNYA SOREKU


niat baikku...
selalu menjaga,
sore itu untukmu...
untuk kau nikmati keteduhannya diantara lampu-lampu yang menerangi!

memengaruhi...
rasa dan merasai cinta tulus tanpa rasa yang lain...
tak pernah menyesal menerimaku untuk selalu setia!

tak meresahkan...
ragupun jauh dari ini,
semua yang mesti dipertahankan...
karna kita punya awal,
bukan akhir yang menyita kenangan termanis...

yaitu waktu untuk tersenyum...
menyambut sore terindah esok hingga kita dipisahkan oleh bumi dan langit!

Wednesday, September 2, 2009

kelayuan

Sampai aku tertidur lelap disampingmu...
Bunga yang kau beri tetap terpajang disamping kita...
Biarpun Layu,
Ia menemani...
Ia tak pernah mengeluh akan kita...
Ia menemani...
Ia tak pernah marah pada kita...
Lalu,
Yang abadi itu bukan Kita?
Tapi bunga itu...
Walaupun tak wangi lagi,
Ia tak pernah menyakiti...

terpercaya

Satu hal sayang...
Jika Malam ini adalah Kita...
Maka aku tak ingin Hidup dengan seisi makhluk di bumi ini...

Egois...

Memang,
Aku Mau denganmu saja!

Berdua itu Hanya Kita yang tahu...

Satu hal Lagi...
Aku Pembual,
Banyak cerita lain yang belum kutebus!

Berarti...
Aku Egois!

Kita berdua itu Mimpi!

Kita bukan milik Kita...
Kamu Bukan Milik aku...
Aku bukan Milik kamu...
Semoga Tuhan Tahu,
Percaya Akan Cinta yang Setia adalah Duka bersama untuk saling berangan demi Bantahkan ego kita!

Gerhana Siangmu

Kubasuh Ribuan tangis Ini...
Sedangkan kau Tetap menjauh...
Kuraih yang Tak ingin Kau citakan...
Sedangkan kau tetap menjauh...
Jauhnya...
Dari Ini Sang Hendak,
Tepikan Aku...
Aku Memasungmu Dengan Cita,
Suka t'lah Sirna...
Sinarmu Pancarkan Pertanda...
Baik dan buruk...
Sedangkan kau tetap Terbaik,
Yang selalu Kumiliki!

tinggalnya datang

Dan Hanya Aku...
Cintalah yang Mengerti Dan Menghempaskanku...ke dalam lubang Hati!

Ketahui...
Hari Terbaik Dari Tahun ini,
Bila Jatuh Di 2010...
Entah Tepat Di Tanggal Berapa...

Atau Aku ramalkan sendiri...
Hingga kuhapus yang tak Pasti...Rela!
Teganya Merelakan...hasrat Terbunuh,
SEPI!

Syahdu mengenal Kalian,Mereka,Dan seisi Bumi...
Jahanam,Persetannya Persenan Jalang!

Aku runtuh,
Tak Punya Hati...
Aku Luruh,
Melantunkannya Lagi...jiwaku Terabai,
Dan Semua sekejap Hilang!

Mereka Adalah Waktuku...
Kalian Adalah Ingatan Terpejam dari Mata yang Mudah MENANGIS!

Saat Aku takut Kehilangan...
Dan Aku benar,
Aku sedang Kehilangan...KENDALI!

Konsep diriku...membengkak dibatas Yang Tak naik malah Semakin Menurun!

Aku Reda...
Setelah ini,
Kepergian Cinta dan Kedatangannya!

Kubelai Pagi...
Malam Indah penuh tawa dalam Hati!

Sejenak Kutersenyum...
Ternyata,
Aku Sedang Menggila atas Ketidaksadaran,Khilafnya!

Lepaslah...
Sanitari bisumu,
Aku...


Realitaskan Jemu,
Pada Palung Hati,
Cinta Itu Sakit!

Maka...

Material bukanlah hal pokok Sosialita!
Yang Dijadikan alas...pada Komponen Keindahan!

Cinta Tak dapat Dibeli...
Kesepianku inipun Bukan kau yang isi,
Uang Pertanda Buruk!

Musim Gugur tak ingin Tiba...