Linimasa

Friday, November 27, 2009

"Usailah"

Datanglah Airmata...
Hingga terkuras habis Senyumku ini!
Yang patahkan semua rasaku...
Yang membuatku Diam terpaku!
Tak seindah bayanganku...
Tak semegah Harapanku...
Saat yang mengikatku pada kata "Ikhlaslah",
Karna Dunia hanya Sementara!
Karna Aku kecil dihadapanNya...
Bukan kamu,mereka,dia,kalian,dan Manusia terhormat dimuka bumi ini!
Separuh Hati Terbagi lagi...terpecah satu Janji!

...Aku Tetap Rela Nafas ini Berhembus Dengan banyak tanya,

Dan Menunggu seribu Jawabannya...

bercerita hari ini

SEPI...
begitu kata yang setengah sendu terlontarkan!
aku ingin berada di tempat yang lebih sunyi.....
bahkan tak ada satu detak jantungpun yang boleh terdengar!

karna aku terlanjur merasakan...
terlalu merasakannya,
saat nanti akan lebih dari ini!

Tuesday, November 24, 2009

00:46

waktu yang dinanti...
T'lah menemani kita terdiam,tertawa,dan tersenyum...

Semua rasanya...

Entah dalam jenuh,entah dalam rindu...

Aku selalu tersenyum untukmu,

Belajar dari langkah-langkah yang salah!

Karna berada diatas kepalaku...
Pikirku,
Luka untuk hidup sementara!

Berpeganglah erat...

Jangan lupakan ini,
Tersambungnya segala ego!

Di satu asa...

Monday, November 16, 2009

adzan yang tertinggal

Mungkin pernah aku konyol...
Pura-pura tak Mendengar,
Pura-pura sudah benar!

Sepagi ini...
Akhirnya aku diberi kesempatan,
Masih utuh Telingaku menyaring lantunannya...indah!

Kiamat Entah kapan,
Aku coba bersujud...

Semoga Tuhan Masih Memberiku nafas Di adzan yang berikutnya bersama sejuta Keindahan lafadz dan Kegundahan yang manusiawi...

hampir mendekat...

Aku selalu Lupa,
Aku ini cuma Manusia...
Berbatas...
Biarpun Senang memburu...
Aku akan Kembali...

Dan kini,
Semua Yang sakit,
Semua yang menyiksa atas Kelupaanku...
Aku Hanya Perempuan yang Tak bisa menentang ataupun Melawan...

Ketika Dihajar keadaan,
Seketika keadaan melemparku untuk tak Terjatuh...

Terlalu hina atas Kesungguhan...
Terlalu Salah atas banyaknya kecewa...

Sebulir ragu,
Sekali lagi Aku hanyalah perempuan...

Kedramatisan adalah Nilai dalam diri manusia!

Kedramatisan adalah Langit Dan Bumi yang menyertakan Syahdunya Mimpi buruk...

Syahdunya Tekanan,
Yang Terhebat...
Aku melemah,
Namun kubuat Kuat!

Aku mendekat...
Aku bukanlah Kalian!