Linimasa

Thursday, August 29, 2013

Sedih Membeku

Beberapa kali airmataku tertahan. Pipi enggan mengeringkan jeritan hati. Sudah tidak lagi merasa ini yang paling sempurna Bukan sepenuhnya salahmu jika mengingkari. Hari semakin membuat rasa ini beku. Terik matahari pun senang, mimpi lama jadi belenggu. Kuharap tiba akhirnya nanti adalah kisah terbaikku. Walau tak 'kan pernah mungkin ada disampingmu.

Tuesday, August 27, 2013

Sudah Nyata

Aku lemah bukan berarti aku menyerah. Entah harus apa untuk membuatmu sedikit lebih tenang dari ini semua. Kubiarkan hancur tanpa suara, kubiasakan senyum agar hatimu lega. Rasanya serba salah ketika menerima kenyataan, sudahlah.

Nafas yang Tak Pernah Hilang

Seorang cinta yang selalu berusaha memberikan nafasnya untuk mencintai sang kekasih. Tak ada kata berhenti walau semua seakan terlanjur hancur tak bernyawa. Sesuatu hal gila terpaksa dilakukan dan aku menggenggammu lebih erat dari biasanya.

Orang-orang Cinta

Suatu hari nanti aku bukan lagi tinta yang membubuhi kertasmu atau buku yang selalu kau pegang dengan tangan berdarah. Semua akan terkubur dalam ketiadaan. Tidak ada lagi rindu serta amarah yang menggebu di sela pertengkaran. Seumpamanya hitam dapat menghukum satuan warna. Kita tidak pernah berpisah hanya karena lebih memilih keinginan orang.

Monday, August 26, 2013

Abadikan Konser Metallica Jakarta

Anugerah. Hari Keberuntungan. Gelora Bung Karno, 25 Agustus 2013 | Metallica Live in Jakarta
Jabatanku tak sama dengan Ross Halfin. Namun, aku berada di dekatnya ketika mengabadikan suasana konser hari itu.

DATANG DAN TAK AKAN PERNAH KEMBALI

DATANG DAN PERGI. SEMUA BERLALU DAN TAK AKAN PERNAH KEMBALI. AKU HARUS SEDIH! BAHAGIA KINI BAHAGIA NANTI.

Friday, August 23, 2013

Perang Lampu Takdir

Huruf dan angka menjadi catatan penting. Entah itu saya atau kamu. Bagi hari, keduanya teman hidup bukan teman dalam kematian. Katanya, mata tak lagi dapat dibuka setelah membaca takdir.

Tidak Saja Bukan

Ayahku lelaki dan ibuku perempuan dan aku tau mereka akhirnya tak lagi bersama. Setiap cerita punya banyak kesan, pesan tanpa menyuruh sekitarnya ikut mengalami hal yang sama. Malam bukan milikku satu. Pagi terombang-ambing atas kesetiaan untu menjaga. Sadarilah, cinta tetap layak terluka.

Sore Penuh Mesra Kita

Entah berapa sore yang terlewati oleh kita. Debu berterbangan tanpa kata dan nada. Hingga Tuhan pun selalu menjaga. Aku tahu dimana kamu dan dengan siapa tempo hari. Perpisahan nanti tak 'kan indah. Nikmati sore penuh mesra kita.

Genting Segera Berlalu

Hari-hari yang mencemaskan. Mereka menyuruhku segera pergi. Disini airmata terus menetes hingga mengering di antara sindiran dan perasaan terdalam. Semoga keadaan genting ini lekas berlalu. Puaskan mereka Tuhan.

Aku Hanya Seorang Kalah

Aku biasa dihujat bahkan pernah sampai dipermalukan atas cinta. Namun, aku tetaplah sabar untuk bertahan menelusuri setiap beban yang sudah kupetik bunganya. Mereka menunggumu dan aku satu-satunya yang paling dibenci enggan meninggalkanmu.

Wednesday, August 21, 2013

Jagalah Mereka, Layaknya Tuan dan Nyonya

Tuan dan Nyonya. Hati yang tak pernah kupahami sesungguhnya HATI. Tuhan mungkin lebih hafal perihal ini untuk Tuan dan Nyonya baru.

Kasihani

Aku menangis pagi ini karena dikasihani.

BIR LAGI

Setan, keparat, anjing dengan apa yang kurasakan saat ini! Bir lagi, tenang lagi sambut esok untuk SAKIT HATI.

Cinta 'Hidup' Saat Kita Bersama Selamanya

Entah bagaimana mengungkapkan rasa sakit ini. Judul yang buruk. Kali ini aku kehilangan banyak rasa bahkan ide untuk menuliskan sejuta kecewa. Kubiarkan MEREKA senang, dan terpaksa merelakanmu duduk dengan yang lain. Cinta hidup saat kita bersama selamanya dalam MIMPI.

Saturday, August 17, 2013

Budak Bagi Diri Sendiri

Perbudakan Ibukota. "Nikmati saja." Begitulah kira-kira kalimat yang terlontar dari mulutku, satu dari sekian pekerja yang menjabankan keringatnya bertarung di Ibukota. Bukan sekadar mencari sesuap nasi, istilah itu terlalu kuno. Hanya demi mencukupi kepuasan diri, zaman sudah beda. Melakukan aktivitas kerja dari pagi hingga malam karena waktu habis di jalanan. Semua serba uang. Tarif bis 640 tak lagi Rp. 2.000,- sejak huru-hara kenaikan BBM. Harusnya kita tak merasa terbebani jika pemerintah lebih percaya masyarakat dari mentuhankan diri. Akhirnya, kita sama seperti apa yang kita benci. Kitalah budak bagi diri kita sendiri.

Thursday, August 15, 2013

Sadar Diri Karenamu

Aku tak ingin merasa lelah. Apa saja yang bisa aku lakukan akan tetap aku lakukan demi menciptakan bahagiamu hingga detik ini. Walau pada akhirnya aku bukanlah orang yang kau pilih, sesungguhnya ini sedih. Catatan kecil di setiap judul halaman ini setidaknya pernah mengecap rasa manis bibir yang terluka. Tak perlu ada saksi dalam menjalani hal yang bodoh kecuali kita yang mengaku cukup, ini sakit. Sudah berhari-hari aku gelisah, dan semakin sadar diri karenamu.

Rumah Kecil di Hati Wanita

Setiap penyesalan akan membuahkan hikmah yang luar biasa. Misalnya rasa ingin memiliki. Namun, tidak semua orang bisa mempertahankan sebaik-baiknya jendela ketulusan. Laki-laki maupun wanita menjadi tempat persinggahan cinta. Mungkin tanpa mata kita tak lagi dapat melihat dengan jelas dimana mata dan tanpa hati kita tidak akan pernah bangkit dari keterpurukkannya hati. Semoga wanita tahu dimana sesungguhnya rumah kecil mereka.

Jakarta 021

Jakarta, aku bosan melamun bersamamu. Debu bercampur omong kosong. Jiwa rusak hari semakin sepi. Jika saja Jakarta, kau dapat kupeluk. Maka akan kulakukan daripada harus berdiri meratapi semua tanpa kekuatan.

Wednesday, August 14, 2013

Tak Punya Banyak Waktu (Lagi)

Anggaplah esok adalah akhir dari segala yang indah-indah. Maka, perhatikan dengan baik wajah sang matahari yang tak pernah muram menyinari bumi tanpa mengeluh. Kita bukan dukun yang bisa melakukan apa saja. Walau ada orang yang berprofesi seperti itu untuk menduakan Tuhan dan berbuat seenaknya. Segala hal yang kapanpun bisa terjadi tanpa diprediksi. Aku harus mampu menjaga apa yang telah kudapatkan darimu. Ketika esok adalah masa lalu, simpan rindu di balik rasa cintamu.

Tuesday, August 6, 2013

Sejam

Itu akan menjadi airmata terakhirmu. Perdebatan yang kau anggap selama ini adalah sia-sia tak 'kan kembali lagi, percayalah!

Dia Mengaku Lelah

Aku harusnya tidak memaksa, menyiksa, apalagi menekan. Aku harusnya tidak membuatnya terus-menerus bersedih, aku harus segera pergi.

Monday, August 5, 2013

Jangan Menyesaliku

Sebuah kisah menjadi kisah bagi yang lain. Kusimpan Minggu serapat kuku di tempat pertumbuhannya. Jangan pernah bersedih akhirnya kau terlalu mencintaiku.

Terbanglah Cinta

Cinta menyuruhmu sesekali tidur yang lama. Ia tak 'kan pernah memukulmu lebih keras dari masa lalu. Tak ada persyaratan yang perlu diisi dan ditanda-tangani. Biar saja bebas hingga terluka pena. Meneteskan darah tanpa irama, berkata tanpa rasa. Sedewasanya kamu, bukanlah angka untuk cinta. Terbanglah cinta, cinta, dan cinta.

Saturday, August 3, 2013

Entah Getir

Telingaku masih basah. Irama yang kau bisikkan menyisa di lubangnya, kata yang lembut penuh makna. Hasrat tanpa logika. Selamat datang semangat dan cinta. Biarpun getir, ini bukan hal yang baru. Kemarin kita tertidur, hari ini kita menangis, kemudian tertawa lagi. Mata terbuka, hati terkunci, entah siapa berikutnya. Aku melihat surga kecil di bola matamu. Jangan percaya janji tanpa terluka.

Jum'at, Sabtu

Kita seperti judul, koma lalu tak ada titik setelah Sabtu ini akhirnya tiba. Hidup adalah bagaimana aku menikmatinya. Kadang ada kesedihan yang datang tak terduga kemudian senang tak mau hilang. Bodoh jika kita mengaku sempurna, dan membiarkan mereka pintar. Biarlah hujan turun kapan saja.

Thursday, August 1, 2013

Puisi Lemah

Kutelan kata, rasa, puisi yang terasa lemah ini. Kujilati perhuruf hingga angka yang sudah teraniaya. Kujeritkan kata "SAKIT" lagi. Berulangkali kurasa sakit, tenggelam jati diri.

Tukar Airmata

Hujan turun begitu saja. Jalanan tak lagi berdebu. Melamun di sepanjang langkah dari Selatan menuju Timur. Sendiri ini terlalu mesra. Entah siapa di kiri, kanan, depan, belakang, dan aku menemukan sepi juga ramai. Aku ingin menukar hatiku, namun tak ada tubuh yang menawarkan hati yang benar-benar baru. Semoga suatu saat hatiku tak mengungkit uka pedih di masa lalu dengan airmata.

Tidak Ada (Dulu) Lagi!

Cinta tidak akan lebih banyak namun hanya berkurang kekuataannya untuk terus bertahan. Hari ini memang bukan soal cerita sedih, juga harus belajar mengikhlaskanmu pergi bersama yang lain. Aku tidak dibuang, aku masih dipertahankan. Aku tidak punya alasan untuk pergi walau rasanya semakin SAKIT.