Linimasa

Tuesday, March 30, 2010

posisi satu

Menulis itu makananku...
Saat kenyang akan tekanan!
Memuntahkannya dengan kata-kata...
Mereka tak 'kan membayarku,
Mereka sekedar membaca,
Lalu mengenalku karna tulisanku...
Sepengetahuannya bisu itu tetap butuh bicara,
Bahkan diam adalah pesona kehancuran...
Kita tahu melangkah...tapi kita tidak berani berkata "Pasti",
Dan Hanya Itu Kelemahannya!

Berapa lama lagi manusia ada di dunia ini?
Berapa lama lagi aku harus menunggu?
Berapa banyak yang harus mati dalam sehari?
Berapa banyak orang yang harus kuentahkan?

Dunia ini titipan,
Penantian slalu dijauhi,
Karna ketakutan hanya untuk pertanyaan di akhirat nanti...
Besar karna bicara maka katakanlah!

Sekecil apapun suara kita...
Tuhan tetap mendengar!
Jangan kelabui hati setelah membaca,mengatakannya lagi,lalu "Perpisahan" bukan jalan terbaik!

Ujung hari

Setiap masa yang bermakna,
Pagi ini terasa ringan karna kusanggup tenang...
Tak memohon,
Juga tak memuja...

Seperti ingin bilang "Cukup"...dan Pergilah dariku!

Keadaan slalu berbeda...
Seketika indahnya kurasakan hanya manis diawal lalu pahit sebelum berada diakhirnya...

Mungkin terlalu percaya diri,
Kalau Kita Punya Rasa Yang Baik...orang berbuat hal yang sama,
Juga tidak!

Tentunya ini mengenai "Bagaimana"...

Aku harus tetap pada pendirian,
Hati ini tak guncang,
Maka...jalannya tak diijinkan "Bimbang",
Bergema hari ini akan aku yang sedang pilu,
Merindu satu yang sering mereka sebut dengan mudahnya....KETULUSAN!

Monday, March 29, 2010

satu buku hati

Bentuknya slalu kotak...
Dari berbagai sisi harus dapat terlihat...

Katakan dengan mulut yang bergerak...
Bukan insan yang slalu terbungkam...

Biarlah keremahan...
Sanjung Sang Hati kembali...

Tuliskan satu kalimat terakhir...
Walau melupakan awal dari jejak kaki berpijak...

Nyalakan suasana hati...
Diantara gelap,
Dan senyumlah diantara kegundahan,
Maka yang ada tetap dirimu yang menerangi...

Sisi hidup ini...
Abaikan dirinya,mereka,duka,suka,enyah...
Sesal itu punya ketololan hasratmu...

Janji kita tak pernah berpisah,
satu kata hilang,
Engganilah maumu krn emosi jiwa...

Kita ada karna nafsu kita...

kemarin ini...

"Membisu..."
Satu Ruang Indah di hati adalah Rahasia...
Berikan aku waktu untuk "Tersenyum"...
Kini yang berlalu itu slalu indah,
Walau sesekali hanya terurai dengan tetesan airmata!
Aku Kosong...disaat aku Tolol!
Aku ini jiwa-jiwa yang tak Tenang...aku ini ingin disamakan atas sebuah "Penderitaan",
Kalimat yang kekal untukku adalah besok mungkin aku mati...
Itu sepertinya terdengar menyedihkan,
Senja berpaling lagi...
Mencari yang tak mudah didapatkan,
Mendapatkan yang tak ingin dirasakan,
Menangislah dengan kenyataannya!
Terjatuh dari lamunan...
Jangan bermain-main lagi olehmu,
Hempaskan salah dengan salah...
Lalu buailah benar dengan benar!
Tak ada yang sempurna,
Semua berjalan sesuai ritmenya,
Tak dapat dihentikan...karna Tuhan yang paling tahu!
Sebelum ini,
Cerita menjadi "Akankah",
Biar tak dicintai,
Semoga Aku Tak Pernah Terlupakan...
dari hati,
untuk sesuatu...
aku tak mampu bicara lagi,seakan hidup hari ini indah...seakan tak ada lagi cinta!bahkan hati cuma butuh tentang tenang...malahan aku tak ingin banyak berpikir lagi!untuk kesekian kalinya...
dari hari ke hari yang meremahkan kata-kata indahku,
untuk yang lain...
aku nikmati!

Saturday, March 27, 2010

Ketidaktiduranku...(KL-diantara dinding bisu-tulisanku berbicara)

Jangan pernah mengujiku dengan Dosa...

Ini manusia!
Manusia punya Lebih dari "Seribu Langkah"...

Dan manusia punya satu kekalahan saat ingin "Menang",

Begitulah katanya...begitulah kataku!
Mimpi indah ada saat kita berani menantang mimpi buruk kita...
Dan mimpi yang terindah slalu hadir saat kita tak pernah bilang "Ingin mengakhiri hidup ini",
Menikmati sesuatu bukan karna "Terpaksa" ingin dinikmati juga...

Dosaku bukanlah dosamu...
Hasratku mungkin akan menjadi nafsumu!

Menuruti mau demi mau,
Dengan ingin saja tak cukup...
Pastikan Reda Di hati Juga mereda di pikirnya!

Namun tak sekian haripun...
Demi harga diri orang rela melepas baju,
Jika tak punya "Perasaan" yang sama dengan "Para Penontonnya",

Ini Dunia...bukan Akhirat!
Walau kata "Akhirat",
Mengingatkan kita untuk Melupakan semua tentang "Dunia"...
Kembali kepadaNya...bukan kembali kepada cintamu,
Kembali kepada cintamu belum tentu akan tenang jika kembali kepadaNya!


Seribu hari kedepan...
Hari harus ceria,
Malam harus tetap sunyi,
Pagi jauh daru rasa terpenjara,
Siang harus Membakar Hati,dan petang biarkan aku tanpa dirimu...

Tuesday, March 23, 2010

Akhir Maret...

Catatan terpenting adalah Tuhan itu Adil...
Aku harus lebih Sabar...
Dan Aku Ikhlas!

Saat ini aku harus lebih mengerti...
Berbuat baik kepada oranglain harus berhati-hati...
Ternyata bisa menjadi "Pertikaian",
Berkahnya Tetap Tuhan yang tahu...

Senyum saja terkadang Menjadi kesalahpahaman,
Apalagi menyimpan sebuah "Senyum",
Ternyata cuma manis diluar....
Bukan didalam!

Hati manusia siapa yang tahu...
Kebaikan tetap kebaikan,
Tak peduli atas Emosimu!

Semoga Tuhan Mengampuni Dosaku...
Melihat baikku,
Aku ini Manusia...
Jangan Sakiti Aku Dengan Banyak Kata Yang Sebenarnya Itu Kesalahanmu...

Friday, March 5, 2010

kisah balik...

Mungkin Monyet Lebih Punya Perasaan Dibanding Manusia!
Mungkin...

Ketika keanjingan Hasrat cuma sesat...
Dan akhirnya Indah itu menjadi Sementara!

Menutup keheningan...
Puisi yang terpalsu dari mimpi Buruk mesti dibakar,
Dan hanguslah...

Seandainya...
Kita adalah Binatang,
Atau semestinya Kita lebih Sempurna dibanding menggong-gong seperti anjing malam...

Manusia Harusnya Lebih Bijak Dirasa Daripada Merasa Paling Benar!

Kestatisan!

Jakarta...
Dan kita berada Ditengah "Kemunafikkan Kita",

Siang yang Enggan dicerahkan...
Dan Malam Bukan syurga 'tuk digelapkan!

Jakarta...
Taman Hati dari Hari-hari Resahku!

Jembatan yang terbuat dari Peluh...
Runtuh tak tersisa!

Istana Kokoh Dari hati,
Hancur tak bersisa!

Jakarta slalu berduka...
Manusia dengan omong-kosongnya,
Terbelit Masalah Yang itu-itu saja...
Busuk dihati,BUSUK!

Berangan...
Berangan...
Berangan...

Tertidurlah Kestatisan,
Kelak Aku Menemukan Jalan Yang Pasti lebih "Bahagia" dari ini semua!
Di alam kematian...mungkin?

Penghinaan Hati

Saat Manusia Tak bisa Berbicara lebih Sopan...
Saat Manusia berhutang budi,
Atas Moral yang mungkin sama Bejatnya denganku!
Atau sekedar Alasanku Untuk terus menyalahkan diri karna keadaan Semakin memprihatinkan...
Kusebutnya lagi Sebagai Keentahan...persetan!

Terhempas...
Sejauh kau menghempaskan Dirimu!
Terhina...
Sedalam kau menghina Orang yang lebih sayang dibanding Kau menyayanginya!

Bersatupadu...
Remuk Rasa ini!

Sadarkah...
Dimana remahan Hati itu?
Dimana tentang Mau dan inginmu?
Dimana kamu... Disaat aku butuh!

Dimana...............
Pikiranmu?

Semoga Hari Tak Pernah Berlalu Saat Kau Tetap Sombong Dan BERDUSTA!

Tuesday, March 2, 2010

Dikala Aku...

Dikala aku Harus merasa...
"Tak Kehilangan",
Dan disini tak ada lagi tawamu,diammu...
Tak Ada lagi Kamu!

Dikala aku harus Tetap Merasa...
"Tak Kehilangan",
Dan disisiku hanyalah Airmata,lagu pilu...
Tak ada Lagi Kamu!

Dikala Malam Tiba...
Seperti tak ingin Tidur terlalu Lama,
Seperti tak ingin bangun lalu Menantang Matahari esok...
Tepatnya aku Harus hidup tanpamu,bersamamu...

Rinduku,Hormatku,Segalanya...Aku bersedih,Berduka,Aku harus merasa "Tak Pernah Kehilanganmu"...
Berjanjilah untuk slalu mengingatku,mereka,dan semua indahnya...berjanjilah!!!