Linimasa

Monday, July 30, 2012

Lagi-lagi Kamu Bingung Sendiri

Kadang kita terlihat seperti MONYET kala MENGGONG-GONG! Oh, kamu kenyataan?
Kamu bukan syahdu yang kemarin meninggalkan hujan deras di tengah kota itu?
Oh, kamu kesalahan!
Tadi tanya, setelah itu seru, kamu siapa? Lagi-lagi kamu bingung sendiri, saat kamu merasa SENDIRI!

Namun Rendah Hati

Jangan pukul aku dengan ketololan karna kamu terlalu bodoh untuk itu!
Mana mungkin kalimat terpejam?
Jika hidup ini indah hanya dengan "melihat"!
Tak ada sesuatu yang berharga kecuali mampu mendengar dan tak ada lagi pembicaraan kala tidak ada satu pun "orang"!

Maknai kepintaranmu dengan hal yang paling kecil, rendah hati!

Saturday, July 28, 2012

Tak Ingin Berikrar

Biarkan pemikiran burukmu itu bukan tentang jatuh cinta!

Tak ada jatuh, lalu langsung tertimpa tangga tanpa rasa "SAKIT"!

Rasakan keadaan,
resapi kenyataan,
sedalam-dalamnya lautan,
setinggi-tingginya langit biru,
jangan pernah membisu untuk MASA DEPANMU!

Friday, July 27, 2012

Beku, Benalu!

Aku mau belajar terlelap di atas permadani sebelum terjaga di bawah tubuhmu!

Ada senandung menukik dalam angan bisu, merdu, syahdu!

Membekukah rasa?
Seiyakah kita?
Cinta!

Tak Mau Jatuh, Mau Dijatuhkan!

Tadi malam aku berada diantara rak buku,
novel, majalah, koran, serta berbagai bacaan ciptaan sang penulis berlimpah disana! Bahkan, hal yang paling kuingat rak "komunikasi", selalunya tak banyak! Disitu hanya ada 3 rak terisi, walau ilmu komunikasi kini marak diminati calon mahasiswa belum juga menunjukkan "kegigihan" secara mendalam untuk lebih dipelajari!

Masih ada saja yang kurang dari kepintaran manusia, ilmu impor yang dibiarkan terus membius pikiran kita!
Apa kurangnya Tanah Air ini?

Para Nasionalis bertindak serba nanggung,
saat berada di tengah pun lengah!
Kadang rela dijatuhkan namun tetap ingin DITINGGIKAN!

Sedikitnya pengetahun belum mematikan, menciptakannya jauh lebih produktif!

Sekelibat Wanita

Mengapa kau betah sendirian?
Sudah berapa malam kau lalui dengan rasa sakit?
Aku sedih melihatmu,
aku juga kehilangan gairah sepertimu!

Kita perempuan,
hanya saja kau tua dan aku menuju jenjang setelah "merasa" sudah dewasa!

Semalam ada perbincangan dalam pesan singkat melalui telefon genggam yang tak kunjung "mendekat"!

Ayah, ibu ada untuk dipeluk!
Wanita, lelaki mana yang pantas untuk kesunyian?

Tersendu Pagi

Tujuan aku bukan untuk dihina, bukan untuk dimaki, bahkan diam pun adalah pilihan terakhirku setelah kehilangan akal!

Pagi tersendu, sekelibat yang dirasa adanya ketidakberdayaanku!

Semua boleh bilang hidup ini indah, bahkan itu sudah mutlak menjadi nama tengahku!

Kebijaksanaan menunjukkan jalan-jalan yang buntu!

Tuesday, July 24, 2012

Tunggu Penantian Tangan-tangan

Aku tak mau terburu-buru berpikir bahwa kalian memang tak anggap aku ini memang ada!

Jika nanti tak diperpanjang,
maka benarlah apa kata temanku tentang taman belajar!

"Dari waktu ke waktu untuk mencoba sempurna adalah bodoh, maka jika kamu mengadili tulisanku dengan kesinisan, sebelum terhina, aku akan pergi jauh..."

Monday, July 23, 2012

Mungkin Kau Saja

Kerapuhan yang kadang menyiksa di bathin ini membuatku terus bertahan menjalani semua denganmu!

Ingin rasanya mengakhiri perjalanan ini, rasa-rasa yang terkoyak!
Mungkin hanya kau yang punya hati hingga hanya kau yang merasa pantas marah dan selalu benar!

Konsekuensi Hari

Aku harus selalu bertanya pada diriku sendiri mengenai hal ini, hal yang membuatku seakan tak ingin menjawab tanya yang lain kecuali diamkan kepala!

Seraup hasrat datang untuk menjamah kesepian,
manusia menerima gejolak itu saat sedang sendirian!

Keadaan berbatas,
bukan naluri yang ingin ditebas!

Ketika nurani hanya tentang dialog cinta antara aku dan kamu, sedangkan mereka hanya mata, telinga, serta hendusan yang tak sengaja saja!

Sempat menoleh dari jendela,
bahwa hati disini,
di badan ini meremahkan kebekuan untuk terus beranikan diri berjalan dengan konsekuensi!


Saturday, July 21, 2012

Papah dan Mas

Ada yang berbeda,
bulan Ramadhan 2012 ini tanpa papah dan masku!
Mereka sedang berada di tempat lain,
aku hanya berduaan makan sahur tadi!
Kemarin puasa pertamaku,
harapan adalah puasa di hari kedua ini dapat berjalan dengan sebaik-baiknya!
Aku tak bersedih,
hanya saja aku merindukan papah dan mas!
Selamat berpuasa kalian!

Friday, July 20, 2012

Tanggal 20 Aku Berdiri

Tanggal 20,
dan aku merasa senang tentang semua hal yang berlalu!
Hari yang selalu kuanggap semakin tua,
bahkan setiap orang rindu untuk "muda" kembali!
Cermin-cermin memuai hingga pecah,
lalu pintu-pintu tertutup tanpa sedikitpun suara!
Keyakinanku hanyalah mengenai ada rasa percaya di hati,
kepercayaan juga butuh keyakinan!
Bunga pun akan layu dan terganti,
hiduplah dengan kedramatisanku, selamanya!

Thursday, July 19, 2012

Sejak 18.50

Sejak 18.50 memilihmu, aku tersanjung dalam lamunan!
Senantiasa menanti, hingga kau tiba di hadapku menyapa dengan senyuman!
Seakan tak mau marah bila kau getap manja dalam kata!
Ini yang heran,
aku memang serius menjagamu!

Tuesday, July 17, 2012

Beranjak Dari Sesal

Masa lamunan,
terima kasih untuk pikiran yang terlintas 1 menit membawahi relung hati!

Hingga hilang gejolak mudaku untuk cicipi sembarang minuman lagi!

Perjalanan buruk memang hanya sebentar,
namun begitu sulit menerima kenyataan pahit tanpa ketentuan kapan yang lama selesai sebelum yang baru jadi ingkar janji!

Kelebihan, kekurangan, kesengsaraan, beranjak dari sesal!

Monday, July 16, 2012

Perasaan Jakarta

Tikus berkeliaran di bawah sini, di bawah bangku yang kududuki, menjijikkan memang? Tapi apa boleh buat, Jakarta sempit jika inhin mendapatkan "ruang" yang nyaman untuk menunggu!

Mobil dan motor lalu-lalang di depan mata, aku tak punya keduanya, dan kau tahu itu! Tak jadi soal, perkara kendaraan yang akan membawa kita kemana pun jua asal kau tetap "sederhana" memandangku!

Kerlap-kerlip lampu menyilaukan Converse kesayanganku juga asap rokok wangi L.A Lights Menthol ini kretek pilihan yang menjaga lamunanku!

Malam memang terbungkam oleh polusi yang tak bersuara, tertindas hingga kesakitan!

Debu serta sampah jalanan berserakan khas sekali di kota ini!

Apa kita dapat mengubah "perasaan" seperti berkhayal Jakarta adalah kota aman?


Memukul Hati

Saat-saat yang lalu dan kini aku tak dapat memamerkan bahagia kita ke mereka, namun rencananya aku akan membiarkan mereka melihat kau bahagia dengan yang lainnya, nanti!
Jangan sedih bila kau baca ini,
aku memang tak tegar seperti Ibuku!
Namun, aku mau belajar sakit hati dari apa yang kuanggap sudah cukup nyaman 'tuk dijalani!
Hari tak seperti sediakalanya,
mungkin mentari akan kutemui esok lebih awal dari seminggu kemarin!
Susahnya hilangkan segala trauma,
terlalu hina sebenarnya jika terpaksa memulai dan jatuh cinta lagi!

Sunday, July 15, 2012

Aku Terjebak Rasa Percayaku

Padamu kasih aku berani tak menaruh curiga,
ingat malam itu airmatamu tenggelam dan terhempas dari kebingungan,
yang pasti kita akhirnya mengerti bahwa manusia memang tak pernah pantas untuk saling menyakiti!

Lalu, apa yang selalu terjadi kasih?
Ketika kau sedang diambang cemburu,
hatiku mampu merunduk,
kepalaku pun juga agar kau kembali tersenyum!

Detik ini aku hanya terjebak rasa percayaku,
bahwa suatu hari nanti kau 'kan dimiliki juga!


Saturday, July 14, 2012

Kita Lihat Sejam Lagi

Semenit lagi asap rokokku musnah, waktu menyuruhku mandi sore ini! Sejam lagi rasa kantukku punah, karena pakaian yang baru dicuci kupakai untuk menemuimu! Ini Sabtu yang beda dari dua minggu kemarin, apakah kau bahagia? Kita lihat nanti!

Dua Cangkir Satu Buku

Judul ini ada kemungkinannya sebagai impianku mempunyai terbitan yaitu buku!


Tak mungkin patah paradigmaku,
tak akan pernah sirna lembar kata di benakku!

"Hidup kembali, sekiranya Jum'at menjadi menopang kebahagiaan dan Senin adalah awal dari segala cerita!"

"Kubasuh airmata dengan warna-warna yang kuanggap masalah baru terbuat karna kehilangan masa lalu!"

"Setiap manusia yang hidup berencana mati dengan tenang, dido'akan serta diingat-ingat lagi!"

"Penat rasanya bersandiwara, walaupun hal yang ternikmat adalah mencumbui bibir tebalmu di tengah kesunyian!"

"Harapan menjadi ukiran di bingkai kamar kosong berisi benda mati yang sedang sedih akibat ditinggal oleh senyum dan canda tawa!"

"Seuntai tasbih tak lagi bergelantungan di sudut lemari, sajadah itu pun dilipat rapih!"

"Masuk dalam ratusan cangkir, tetap manisnya bernoda di hati! Membekas seperti luka yang tersiram air garam di ujung penantian pagi!"

"Ketika aku merasa sulit mendekatimu, seketika itu pula aku merasa paling hebat diantara mantan-mantan kekasihmu"

"Jangan kau pecahkan cangkir-cangkir ini sampai suatu hari hanya kita yang ada untuk bernostalgia di atas ombak malam!"

Jangan Sebut Aku Dosa

Jangan sebut aku dosa kalau kau belum berubah jadi binatang!

Ini dia manusia yang susah sadar diri berulah gelisah seperti binatang!

Berhak ingin punya kuasa tapi tak pernah mau peduli!

Persamaan ada didalam celana dalammu, perbedaan terbuka dengan mata dan hati!




Lirik Pembaca

"Sabar.. sabar.. karna kamu nggak dapet bagian! Sadar... sadar.. karna kamu nggak diprioritaskan! Itu hanya mimpi-mimpi yang terbungkam!"

Melirik-lirik kalimat yang timbul begitu saja dari tubuh ingatan!
Aku tuliskan!
Lupakan soal pembaca yang kebingungan,
lain waktu pasti kalian semangat untuk mengerti!

Masih Dengan Kekasih

Tak mau hatiku berkuasa demi egomu,
sedangkan aku pasti kau tinggalkan!
Waktu terasa ketat,
menjepit nurani kita untuk selalu beriringinan?
Sebalnya aku,
bila berkaca lalu menangisimu!
Nanti saja kau datang wahai khayalan buruk!
Aku masih butuh kasih dari kekasih!

Pinggiran Tak Menepi

Kaki terjuntai di pesisiran pasir coklat muda, meraung-raung ombak berderu! (khayalan di siang bolong)

Sabda alam mengalihkan ingatan manusia tentang tata kota yang semrawut! (jika berada ada di pinggir situ aku terlintas ini)

Sudah bertahun dibius politik dan kekacauan pun mereka nikmati bersama!

Betah dengan NEPOTISME,
berebut kursi walau akan tidur di meja yang sama!

Oh, mereka lupa mereka makhluk sempurna yang paling rendah derajatnya di mata Tuhan!

Disimak kalimat bergontai,
mengganti suasana dalam atmosfir kemodernan yang tidak hakiki!

Selamat, Jakarta usang! (siul-siul di pinggiran tak menepi)

Friday, July 13, 2012

Saat Ini, Saat Aku Takut

Bahkan aku serius perihal mencinta,
tak ada sanubari yang ingin kusebrangi kecuali bergulat dengan bathinmu!

Tiba...
bahkan aku tak ingin sunyi itu datang,
sekalipun airmata kesiangan membasuh pipi!

Senyap dan terdiam, terangkul halusinasi kita selalu berpegangan tangan,
saat ini, saat aku takut kehilanganmu!

Kamu Sedih?

Apa kamu sedih jika suatu saat aku harus meninggalkanmu?
Apa kamu tau jika suatu saat kamu memutuskan hal itu pun aku tak merasa senang?

Lalu, ada apa dengan sedih dan senang?
Saat kita masih bersama,
berbagi dan saling mengasihi!

Tuhan kita sama,
itu pun kau tahu bagaimana cara mendekatkan Tuhanku dan sebaliknya aku selalu berdo'a agar kelak kita berakhir dengan BAHAGIA!

Aku Tahu Ini Gila!

Kesulitan yang menahun,
problematika individualisme,
sukar sekali saling menatap, walau seatap!

Semua sirna,
sesalnya kubawa ini keluar sana,
karakteristik kesedihan,
tak ada batas norma,
memuai hingga mencair dalam airmata!

Tenanglah Ibuku!
Perlahan aku khatami,
mengerti,
mengetahui waktu dan kehidupan gila ini!

Bagaimana Kamu?

Aku tak tinggal diam,
aku tak banyak bicara,
namun hatiku berkata "inilah..",
dan semua yang terasa semakin mendebarkan?

Mungkin aku salah,
mungkin juga aku harus meninggalkan sesuatu yang tidak dapat lagi kupertahankan bahwa aku ini "benar..."!

Bagaimana kamu?

Tuesday, July 10, 2012

Cemoh Penguasa

Disini lahan pribumi,
tumpahan peluh mereka tak tertandingi!

Penguasa masih saja mengolok-olok keadaan,
seakan yang di penjara sudah pasti salah dan bajingan dibiarkan berkeliaran!

Kerjasama dengan yang punya KUASA (selalu begitu),
mulut dicabik uang nominal besar!

Tuhan tetap adil,
sekalipun manusia masih sombong karena merasa menjadi penghuni tetap di dunia?

Kapanpun mereka hidup,
dimanapun jua mereka akan mati!

Tak sadar jika belum dihadapi dengan tanah dan cangkul,
penguasa terus saja meraup banyak hak orang yang lebih rendah darinya!

Tiada Harapan Namun Ada Tuhan

Mereka terlalu baik untuk kami,
maka ketika kami susah mereka menjauh,
mereka terlalu sempurna untuk kami,
maka ketika kami tersungkur mereka menghilang!

Tuhan,
kami hanya percaya pada Engkau!
Tidak ada satu-satunya yang dapat diikat, digenggam, kecuali kekuatan akal sehat dan jiwa kami!

Sunday, July 8, 2012

Gambar dan Kalimat

Semangat dan terus berusaha!
Penulis itu tidak akan pernah menemui kepuasan (menurutku),
mungkin sama halnya saat aku mengabadikan sebuah gambar (motret)!
Hal yang dapat dilakukan hanyalah: menikmati apa yang sudah ditulis dan apa yang sudah difoto!
Tidak ada ke-perfect(an) untuk perihal ini,
sebuah karya bergejolak dari hati,
sekalipun tidak ada orang yang menerima kenyataannya!

Aku bersyukur mendapat pengalaman bekerja di tempat ini,
banyak hal yang kudapat,
(mungkin) ada benarnya mereka bilang taman belajar!

Ya, rasanya "mental"ku yang terlatih!
Jemariku untuk menulis ya begitu,
mungkin suatu saat yang sombong dan angkuh dapat menerima kebodohan dan ketidaktahuanku!

Kembali bersemangat,
hidup dan jatuh cinta dengan kalimat-kalimat serta gambar-gambar!

Friday, July 6, 2012

Tuhan Tetap Bijaksana

Malam semakin larut dalam tangisan, jeritan, dan dilema yang timbul karena kesalahan diri manusia!

Itu pula yang menyebabkan "hari" menjadi buruk,
ulah sendiri,
kekhilafan terencana!

Tuhan selalu baik juga bijaksana,
walau manusia suka banyak tingkah!

Aku Sadar dan Aku Sabar

Hal yang menyedihkan itu berdebat dengan Ibu sendiri!
Kadang yang dimaksud baik menjadi salah kaprah lantaran keadaan terlalu runyam!
Entah apa di balik kenyataan ini nantinya!
Sulit diterka,
kesulitan demi kesulitan yang harus dilewati bersama!
Aku sadar dan aku sabar!

Thursday, July 5, 2012

Alangkah Adil Engkau

Berbatas,
tetap aku dibatasi untuk menggerakkan perasaan!
Fisikku, ya bathinku,
aku keperempuan disaat seperti ini!
Bungkam menahan airmata,
berdiri menunggu hari,
alangkah adil Engkau!

Sebesar Kesuksesan

Sukses itu berusaha dan tahu berterima kasih!

"Setiap peran mempunyai sebuah tanggungjawab yang besar, sebesar apa itu ialah resiko dari perwujudan itu sendiri"

Ada Pantasnya Yang 'lebih' Itu Rendah Hati

Walaupun masih "dibawah" kalian, keyakinan saya cuma berusaha!

Setiap titik itu terbuka!
Pasti ada bagian di kalimat pembenaran dan rasa yang sangat bersalah!

Ideologi manusia,
kadang tak bersikap!

Mendidih di kemudian,
terhenti dalam penantian komentar!

Secuil saja kesombongan,
segenggam yang tertabur adalah kehancuran!

Wednesday, July 4, 2012

Bulan Sedih Untuk Orang Yang Paling Bahagia

Mendekat ke bulan Puasa,
Agamaku mengajarkan hal yang agama lain tak lakukan,
Berpuasa selama sebulan,
Tidak makan di waktu yang ditentukan,
serta adanya ritual sahur dan buka puasa bersama!

Dimana momen puasa ini menjadi ajang silaturahmi juga kebersamaan yang dinanti!

Kali ini akan ada yang berbeda,
Ayah tak di rumah,
Begitu pula abangku,
Sudah saja lupakan perihal kenapa ayah tak di rumah,
Aku cuma merisaukan kesepian abangku disana,
dan kami di rumah hanya berdua!

Berpikir lebih santai,
Tak terbawa arus emosional yang tinggi,
Aku pasti tetap merasa jatuh dan sedih!

Hari-hari terlewatkan,
Aku berusaha membuat sebuah perubahan yang kurasa sendiri bahwa aku lebih baik!
Namun, aku tidaklah sendirian tanpa harus memikirkan orang-orang di sekitarku!
Bagaimana perasaan ibuku? Bagaimana rasanya jadi abangku?

Mengulang keadaan tidak akan pernah terjadi,
Mustahil masa lalu dapat kembali,
Sedari masa depan adalah langkah dari kaki-kaki kita!

Sekalipun aku harus bersedih bulan puasa nanti,
Karena aku yakin,
Aku adalah orang yang paling bahagia!

Sketsa Ego

Membaca apa yang mereka tak baca,
menulis apa yang mereka tak ketahui,
dan begitulah keegoisan!

Jangan tanya kapan kepala menoleh ke belakang,
dan jangan pernah tanya kapan kepala akan tegap hanya menatap ke depan!

Rahasia manusia dengan sejuta sketsa dalam waktunya!

Songsong Mentari

Terbunuh keraguan dan mereka buat gelombang kata di lini masa!
Ini jaman yang seru juga haru, ketika keyakinan terhadap Tuhan diumbar dan hubungan sosial individu terancam!

Saling membidik pengetahuan serta mendulang kesinisan dalam literatur kata!

Sedari awal mereka tak mengerti apa yang mereka lakukan, lalu berbisik di kolom dengan memalsukan kenyataan!

Dunia banyak bicara tentang apa saja yang datang dan pergi hingga matahari tetap menyongsong di ketinggian agar manusia tunduk rendah hati!

Akal Berpikir Untuk

Menggunakan akal untuk berpikir,
jangan selalu menjadikan hati sebagai alasan sakit!

Kemudian,
tubuh manusia yang paling kuat,
menahan segala guncangan kecuali disentuh perasaannya!

Apabila mereka tak mengerti,
berhentilah main hati!

Aku Yakin Kau Akan Bahagia

Lelaki tua sholeh,
kapan kau berhenti menyiksa hati Ibuku?
Kupingku sudah mulai bernanah,
mendengar segala jeritannya!

Setiap waktu dengan airmata,
setiap saat dengan pengharapan,
aku yakin kau akan bahagia Ibuku!

Tuesday, July 3, 2012

Jakarta Serabutan Saja

Di jembatan penyeberangan menuju kantor tadi siang,
Aku bilang: "Kenapa jadi begini Tuhan?"
(sambil menahan airmata yang hendak menetes)

Belakangan ini transportasi yang kunaiki sangatlah tidak nyaman,
Bukan hanya supir yang ugal-ugalan melainkan penumpang yang kadang berkelakuan mengerikan,
Beberapa hari lalu seorang bapak-bapak menyolek kepalaku tanpa sebab, saat aku menengok ia tersenyum (mungkin dia stress atau entah apa alasannya begitu)!

Akhirnya aku berpikir kenapa orang lebih memilih berusaha untuk menggunakan kendaraan pribadi,
Ya karena Jakarta rawan kriminalitas!

Tak boleh menaruh curiga juga atas itu,
Kesembronoan orang pribumi ini mendera kalangan atas, menengah, apalagi kalangan bawah dari individualnya masing-masing!

Memposisikan diri memang harus pandai, bahkan tak ada pelajarannya di dalam buku orang pintar!

Indonesia ini negara bebas (bersyukurlah kalian yang suka akan kebebasan, menderitalah untuk kalian yang mencintai kedisplinan),
Peraturan-peraturan gurih untuk dijadikan mata pencaharian (malahan) bukan ditakuti soal denda/hukumannya! Dilakukan lagi, dibuat ulah lagi,
Uang dan yang terpenting tujuan mereka berkutik di itu-itu saja adalah uang!
Uang ini statusnya hampir setaraf sama Tuhan (bisa jadi)?
Mereka betah buat salah, atau mereka terpaksa menyerah!

Begitulah sekiranya sedikit penjabaranku,

Dan tadi siang ada hal lain yang kurasakan hingga harus menahu "Ini Jakarta",
Harus selalu sabar,
Aku berdiri di dalam bis sepanjang perjalanan dari Cibubur sampai aku terpaksa turun di Komdak karena lelah, harus sedikit terpancing emosi dengan ulah kenek aku lakoni!

Segalanya berjalan begitu saja,
Tak ada soal untukku nikmati hari-hari yang seperti ini,
Walau kadang aku tak menyukainya!

Sunday, July 1, 2012

Malam Dendangkan Malam

"Akan selalu ada rencana Tuhan yang lebih baik dari yang diberikanNya untuk manusia untuk menjadi lebih baik lagi,"

malam tak pernah mengusik kita untuk patahkan asa,
jika telinga mampu menampung irama tanpa banyak bicara,
melihat dengan sisi lainnya,
dan hari semakin larut dalam pelukan sunyi di tepian Pantai Pantara!

Secangkir kopi menemaniku (lagi),
setiap kali meminumnya, rasa manis pun berkata inilah sesungguhnya kepuitisan yang tak mau terikat oleh janji!

Sabda alam berseru,
terombang-ambing kepandaian-kepandaian manusia,
mereka tak marah,
mereka membiarkan kerumunan bergoyang,
jagalah mereka yang tak pernah marah sekalipun kita penghuni yang salah!