Linimasa

Monday, April 30, 2012

Redupan 06

Aku berterus-terang pada tempat duduk ini,
Rasanya aku tak ingin menyiksa hati orang lain untuk menggoyahkan perasaanku sendiri!

(Jika aku itu kamu dan kamu adalah aku)

Aku terpaku dalam renunganku,
Di tempat yang redup ini!

(Dalam kegelapan selalu ada isyarat untuk mematikan kesombongan)

Bahasaku berbelit bagi mereka yang hanya suka membaca,

Isi kepalaku retak!

(Hingga tak beraturan, tak punya lintasan namun aku harus tetap kuat di masa sulit)


Jika aku turun dari redup ini,
Maka aku hanya ingin tersenyum...

Malamku adalah jalanku!

(Ada rambu yang membisu)

Sekali Sabar Tetap Sakit Dan Sabar

Jatuh hati adalah hal yang tak dapat dihindari, begitu pula patah hati...

(Semoga aku tak pernah tahu itu lagi darimu)

Terasing dari sejuta kerunyaman yang mungkin sebelumnya hanya sebagai pengisi kekosongan 'akal'!

(Masa yangt'lah dipupuk tak 'kan sesubur siraman pertama kalinya)

Sementara ketraumaan sebatas "Ya, sudahlah!", bagaikan selimut yang tak mungkin kulepas saat cuaca tak dapat kuhentikan dinginnya!

(Ketakutan datang silih berganti menyesuaikan bathin yang terkoyak ingin sempurna sembuh)

Syahdu selalu berinisiatif menjadi hal yang mengharukan, hasrat menipis menggigilkan bibirku...
menggigit jendela tangisku!

(Airmata persoalan biasa, namun isaknya masih terasa begitu menyakitkan)

Merasa lemah tak berdaya ketika aku harus kokoh seperti tiang penerang jalanku sendiri!

(Syurga itu tak ada di dunia, neraka adalah mimpi buruk manusia)

Maka Musuhku Adalah Cinta

Kadang, hidup ini bagaikan nyanyian tanpa tangis!

Irama yang seolah mau dimerdukan namun terdengar tetap sumbang!

Apakah malam akan selalu menampakkan kesunyian?

Apakah malam akan menjadikan aku orang yang paling bersedih?

Maka, musuhku adalah CINTA!

Longkap Kamu

Longkap satu kata itu kamu,
rasanya aku tergila-gila,
seperti sedang mencanduimu dalam pelukan,

Longkap dua kata masih kamu,
keresahan melanda jika sehari tak bertemu?

Terlalu pesimis akan ini,
longkap tiga kata ternyata tetap jelas jawabannya kamu...

Ke(percaya)an

Kepercayaan timbul atas sebuah kemungkinan bahwa kita adalah orang yang berani untuk bertanggungjawab!

Kepercayaan tenggelam atas kemungkinan bahwa kita melepas sebuah tanggungjawab demi kepentingan diri sendiri!

Lalu kepercayaan dapat menjadi catatan tentang nafas di dunia bahwa masih ada kehidupan yang sesungguhnya!

Maksud dibaliknya

Merenungi sebuah maksud,
kadang aku hilang kendali,
padahal tak semua malam adalah tentang kehidupan yang gelap?

Terikat di kekosongan,
kemana pandanganku terhadap maksud?

Semudah maksud itu dan aku terbiasa,
bertanya dalam ketidaktahuan,
terbinasa...

Friday, April 27, 2012

Tidurlah Ibuku Sayang

Malam ini yang terbayang hanya,

"Waktu itu.."

Pada detik dimana airmata ibuku menetes hingga tak terbendungkan,

aku hanya mampu TERDIAM,

dan aku berpikir bahwa:
kesalahan seorang 'anak' selalu termaafkan oleh orangtuanya!

Tak dapat menyalahinya, keluarga, atau sesiapapun juga kecuali berpikir "bagaimana aku?"

Tidurlah ibu dengan peluk tanpa ragaku...

Wednesday, April 25, 2012

Hiduplah Dengan Waktu

Cuma butuh 'nyali' untuk membuatnya tetap 'menyala'!

Tidak harus cinta yang dijadikan cibiran atau alasan salah walau hanya itu sebabnya!

Raih yang tertunda,
masih dalam gandengan tertatih kita...

Hiduplah dengan waktuku!

Ini Baik-baik!

Apakah esok masih menerima pertemuan kita?

Kita yang selalu berbagi dalam suka dan duka,
merayu letih serta gemerlap senyum tanpa pamrih atau jeda untuk bilang "jangan kenal aku lagi"!

Sungguh aku mau ini baik,
kita yang akan selalu baik-baik saja!

Tuesday, April 24, 2012

Akal Pintar

Surat-surat terasingkan...

tak lagi dibuat, dibeli, dinodai!

kertas dianggap sadis karena menebang pepohonan?

lalu, apalagi yang syahdu untuk dituliskan seperti percikan airmata di lembar kertas terdahulu?

tak ada yang dapat menggantikan goyangan pena!

Surat-menyurat yang diganti dengan huru-hara,
hingga kalimat terbuang bebas tanpa batas,
tak kenal waktu,
RUSAK!

Antara tanya dan seru,
dunia diserbu akal manusia-manusia pintar demi masa yang baru!

Beri Tahu Aku

Dihantui rasa bersalah membuatku bersih keras untuk membantah segala pemikiran terburuk!

Beri tahu aku Tuhan,
bahwa manusia memang lemah namun kelemahan itu jangan sampai menghancurkan!

Monday, April 23, 2012

Jauh Lebih Tegar

"Sedikit bicara, banyak menulis"

Secercah harapan tertuang dari besarnya kemauan,
sebesar apapun usaha manusia akan menipis tanpa rela untuk berkorban?

Apa yang kita cari di dunia tidak akan ada habisnya,
namun jika tujuan bekal akhirat nanti maka dipastikan hidup lebih tenang?

Walau baru sebatas tulisan,
semoga pemikiranku jauh lebih tegar...

Goyah

Dalam bingung,
aku harus bicara...
Dalam takut,
aku harus berani...
Dalam haru,
aku harus gelisah...

Segala yang kurasa saat ini,
goyah!

Sunday, April 22, 2012

Lebih Tegas

Masa-masa sulit ini...

Mungkin akan kutuliskan nanti di lembaran kertas dan bukan disini lagi!

Jika hanya itu yang lebih tegas...

Sebentar Saja

Redakan gelisahku dengan senyuman,
tatapmu, pelukan!

Sanjungan...

Aku ingin tenang sebentar saja dalam waktu tetap bersama!

Saturday, April 21, 2012

Duapuluh Satu

Petik senja di perkebunan hati,
dahaga akan cerita indah,
sebagai lamunan aku harus kuat!

Aku Orang Yang Mencintaimu

Rasanya seperti mimpi, tentang kemarin saat keindahan itu kubuai, kuagungi, kujaga, dan saat itu kau tahu bagaimana rasanya bersama dalam suka dan duka!

Kini, enyah dalam ketiadaan...
Kutumpahkan ke derasnya airmata!



Kau harus ingat,
jika suatu hari kau jatuh,
bahwa aku orang yang pernah mencintaimu setulus hati!

Argumentasi Individual

Halusnya derita ini,
kerikil-kerikil yang memilukan, mematahkan, dan menghancurkanku dalam sekejap mata, segenap hati!

Tak lagi percaya tentang sebuah makna,
apapun yang memang tersirat sementara!

Tuhan...
Oh, Tuhan!

Aku nyatakan: aku mati rasa!

Selamat berargumentasi secara individual...

Kartini Bersedih

Negara yang kau tempati saat ini teraniya oleh sikapnya sendiri, wahai Kartini!

Tanah yang dipijak bernanahkan darah-darah atas peperangan bathin sendiri, wahai Kartini!

Setengah hati mereka mempertahankan rada dan jiwa demi membahagiakan orang lain daripada kehidupannya sendiri, wahai Kartini!

Kartini jangan bersedih,
dan semua akan baik-baik saja...

Friday, April 20, 2012

Hingga Mati (Syahdu version lagi)

Di awal yang ketat, sulit juga terjang!

Pada akhir keterjangan, aku tetap diposisikan menjadi yang kedua!

Tak seperti waktu lalu,
sudah mulai berbeda dan itu terbuat adanya?
Aku harus sanggup bersedih!

Semoga kelak Tuhan beri aku kesempatan untuk menerima kasih sayang dari seorang ksatria yang dapat menemaniku hingga mati!

Menyerah

Akhirnya, aku menyimpulkan bahwa tak 'kan ada yang adil di dunia ini kecuali kehendak Tuhan!

Jujur, kali ini aku menyerah!

Gradasi Kesunyian

Tak ada tempat berteriak lebih keras dari airmata yang menetes begitu DERAS!

Tak terbayar sendu ini,
tak terganti,
tidak dapat dipulangkan,

Tidak mungkin kembali seperti sediakala!

Serabi

Serba bingung lagi,

detik ini kurasa hanya terwakili dengan DIAM!

terhanyut dalam perasaan,
logikaku pun tak mau keluar dari tempatnya?

sampai kapan aku terdiam seperih ini!

Tanggal 20 Mei

Hari enggan mundur ke belakang, apakah aku sesuai dengan hariku sendiri? Hariku adalah harimu, saat hidup ini harus terus berjalan... saat hidup ini harus terus bertahan... BUKAN DENGAN RASA SAKIT HATI!

Thursday, April 19, 2012

Frustasi Hati (Syahdu version)

Kutemui seribu malam dan pada akhirnya kutemui rasa sakit terdalam!

Selamat tidur malam...

Senang Sekali Sayang

Memasuki 2012 lalu atmosfir dari hempasan tahun-tahun yang menggila!

Guncangan waktu,
merintih pedih!

Didalam hati kecil yang tak mau bersuara,
bagaimana esok?

Tentunya hari ini aku senang sekali sayang...

Malam Jum'at Syahdu

Kamis (19/4),
atas nama manusia yang pernah mencicipi airmata di pipi orang, dan jilatan api yang membakar pelataran!

Biarkan hanya Tuhan yang Maha Adil,
bukan kamu...

Berlarilah...

Ketika lelah mendustai keadaan aku pun berlari!
Ketika kejenuhan membanting arah dan tujuan maka berlarilah!

Literan Bir Usang

Ketika bertahun aku mabuk dalam literan bir, tak ada satu pun pemikiran yang dapat menghalangi!

Yang pada akhirnya literan bir yang terbuang menjadi kekuatanku untuk berpikir,

tentang cinta...
keindahan...
hidup...
bahagia selamanya!

Kita harus terperosok lebih dalam,
namun jangan lama-lama 'tuk kembali bangkit!

Setelah banyak perdebatan,
hanya kau yang tahu betapa sulitnya proses ini berlangsung,
literan bir usang,
dengan senyum aku menjaga cinta!

Lilin Padam dan Nyala

Drama yang dimulai,
seakan-akan tak bernyawa...

Padahal...


Lilin menyala,
pasti karena dinyalakan walau ia 'kan padam tanpa dipadamkan!

Sampai kapan pun kebohonganlah yang tak pernah pantas ABADI...

Lelah Meng(angkuh)

Tidak semua hari itu menyenangkan,
Rabu tadi aku mengalami kejanggalan...
Entah kenapa pikiranku melambung tinggi tanpa arah?

Menerawang,
terkupas rasaku sebagai manusia!

Tidak ada garis yang menandakan dimana 'mulai' dan 'selesai' saat aku memasuki arena sebesar stadion sepakbola yang ada di Jakarta!

Berputar-putar sudah setengah mati, begitu peliknya memutar-balikkan kata agar orang mau mengerti, atau bahkan menyembunyikan kalimat bengis dari sang pembaca yang buta!

Rabu tadi itu apa?

Aku pasti akan bertemu dengan rasa yang sama: Gundah!

Semoga aku mudah lelah saat sesekali sengaja ANGKUH!


Wednesday, April 18, 2012

Jakarta: Enjoy Aja?

Ketidaknyamanan...

Begitulah saat Jakarta didesak oleh ratusan juta penduduk yang tidak mengikuti peraturan juga kesalahan dari si pembuat peraturan!

Apa jadinya jika kita sudah lagi tidak merasa nyaman tinggal di negara kita sendiri?

Pada akhirnya yang ada keklisean, setiap individu harus berpura-pura "Enjoy aja.."?

Akhirnya Aku

Kalau aku harus terpaksa merasa patah hati itu karena aku akhirnya sangat mencintaimu!

Tuesday, April 17, 2012

Kenyataan Kali Ini

Jika harus terpaksa takut itu mungkin saat kamu mulai enggan tersenyum, diam tanpa kata semacam memikirkan sesuatu?

Masih ada di benakku airmata yang menetes di hari itu disaat kita bertemu melintasi sejarah Jakarta dan kau begitu bahagia...

Aku diam, aku tak menangis di hadapmu,
aku tak kuasa, hatiku bercampur-aduk lebih banyak kegundahan?

Temani aku disaat kau tahu,
aku tak mampi hadapi kenyataan kali ini SENDIRIAN!

Monday, April 16, 2012

Kembali Padamu Puisi

Puisi itu jalur nadiku untuk menghirup keindahan di keadaan terbusuk!

Puisi itu lintasan yang tak semaunya orang mau mengerti apa itu kesedihan!

Puisi itu sanubari yang terbinasa...

Puisi itu pajangan yang tak dapat kau lihat jika tak kau sentuh!

Puisi itu kekekalan hasrat manusia untuk bertahan membakar setiap kematian pada rasanya!

Aku kembali padamu PUISI!

Hanya Berdua Selamanya

Mimpi dalam tidur selalu membuatku terbangunkan,

pertanda baik-buruk pada kenyataannya adalah anugerah dari Tuhan!

Selalu ada hikmah dari sebuah kejadian,

kita akan selalu berbisik membagi cerita yang sudah dilalui hanya berdua selamanya!

Untukmu Aku Rela

Hanya ingin terbiasa bertanggungjawab atas apa yang sudah aku lakukan,
hati ini lega?
Barangkali bukan karena sudah tidak lagi mengenalmu seperti kemarin-kemarin,
namun malahan kau 'kan selalu kujaga!

Teriris bagian-bagian yang mudah terluka,
hati tak dapat disapa,
juga hati tak dapat berdusta!

Maka,
hanya untukmu aku rela...

Sunday, April 15, 2012

Anggur Memaniskan Haru

Sekarang itu bukan yang lalu, yang kuat terkendali 'meneguk'!

Jadi ingat sebotol berdua di pekan lalu, rasanya melayang hingga jatuh pada kekasaran yang TOLOL!

Sedih itu saat aku mengingat: Aku terlalu emosi!

Maaf atas ketidaknyamanan amarahku selama ini!

Si Luka

Tak ada buku diari sekecil luka!

Luka adalah bentuk rasa sakit yang menghalusinasi manusia untuk terbodohi dengan kesalahannya sendiri!

Sepengetahuanku,
luka tak pernah ajaib bahkan luka tak pernah mengeluh melainkan berbekas!



Saturday, April 14, 2012

Kehilangan Rasa Lagi (?)

Takut, lagi-lagi aku harus dihadapi rasa ini!

Sejuta kegelisahan dari haru, membisu...

Aku sayang kamu!

Hadiah 2008

Puisi itu bernyawa, aku menciptakan banyak puisi yang kurasa sebagian nyawanya adalah tulisan berbakat dari Sang Ibu: 20 Desember 2008 “Putri Indah Macharani” Selama sembulan bulan seorang Ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah Kau merasakan setiap detak jantungku Kau rasakan segala rasa yang ada Disaat kau hadir di muka bumi Tangismu, gerakmu... Membinasakan semua sakit yang tercipta “Tahun berganti tahun” “Rasa berganti rasa” Tak terasa sekarang dia berumur 23 tahun ...Sakit... ...Benci... ...Senang...
Semua terlewati dengan pergantian tahun Kemungkinan Ku tak bisa beri semua yang kau inginkan
Hanya Do’aku selalu untukmu Percayalah, semua akan berlalu... Semua liku kehidupan ini terpola dengan indahnya Berjalanlah dengan “Tegarmu” Berjalanlah dengan “Ketegaranmu” Berjalanlah dengan “Bijaksanamu” Yakinlah kau akan selalu menjadi belahan nyawaku I love You Gadis Kecilku... With Love, Mama Elly (tulisan di atas adalah puisi dari Ibuku)

Menghimpit Kutip Jerit

Baru kali ini judulnya panjang?

"Keadaan ini tidak menggunakan skenario. Para pemain yang masih itu-itu saja, seputar aku, kamu, dia, mereka, kalian, atau terkadang kami."

"Karakter terbentuk dari pola berpikir. Jadi, dihimbau kepada para orang tua untuk mendidik anak-anaknya kelak secara baik dan benar."

"Batasan bukan menjadi penghalang seseorang untuk tumbuh dan berkembang. Ketika dalam berjalan adalah kaki yang bergerak bukanlah otak. Maka, kita tidak akan berlari menggunakan kepala!"

"Jika yang sakit adalah perut, maka yang kita obati bukanlah wajah!"

"Pergunakan mata sebaik kita menggunakan telinga, bahkan mulut hanya berbunyi diantara penglihatan juga pendengaran!"

"Satu hari dikali satu tahun, jika dihitung berkali-kali hasilnya akan sama, namun PROSES adalah anugerah Tuhan untuk kembali mengulang pembelajaran."

Thursday, April 12, 2012

Mimpi Cubit

Cuma kecewa yang kecil,
kecil namun meringis,
meringis bekas dicubit
dicubit oleh rasa kantuk dari tidur semalam,
semalam mimpi buruk memburu,
memburu segenap kalbu!

Terapi Hati

Sakit hati akan terbayar dengan sakit hati, apa keimpasan terjadi pada sebuah perasaan?

Jika kamu masih punya telinga yang baik juga mata yang dapat melihat lebih jelas, maka cuma kamu pemainnya!

Wednesday, April 11, 2012

Sesal Sedih Sudah

Sedih-sedih yang tak usai, sedih ini dan sedih itu!

Teriris rasa hati, mirisnya keadaan ini!

Balada sendu, jangan semukan hariku!

Sesal-sesal yang tak dirayu, sesal ini dan sesal itu!

Tercambuk egoisme serta harga diri!

Sesal sedih sudah!

Waktu Berdetik

Peluh penuh rasa di dalam hati,
kadang aku susah berbathinkan,
semua yang serba sederhana ya ketika semua serba dinikmati!

Bukan malaikat,
slalu itu alasan manusia perihal sikap kasar seperti emosi yang tak pernah sampai ke puncaknya?

Kesedihan yang mendasar,
membuang hasrat untuk mencari sela agar terlampiaskan? Salah sudah!

Begitu keluhan masuk pada iramanya, dimulai dengan satu, dua, dan ketiga ternyata yang berani menjadi bagian untuk menuju hal terpahit demi menjunjung nilai stabil rendah-tinggi rutinitas kehidupan ini!



Kamu jangan tolol! Aku cukup bingung?

Tuesday, April 10, 2012

Candu Madu

Raih rinduku!

Tak ada yang manis selain rindu,

tak ada yang sempurna seperti rindu!

Semangatku merindumu...

Monday, April 9, 2012

Silahkan

Aku cuma menyaksikan 'ketiadaan' entah itu darimana asal mulanya!

Dan terpejam dari segala kejam yang mengejangkan,

jemari hanya menyanggupkan kata-kata yang sepelik mungkin!

Agar pembaca semakin buta rasanya!

Berserakan

Jeritan tawa sukma,
sunyi di gendang malam,
mencabik hasrat ingin berbisik kecil tentang hari, dan rasa menikmatinya!

Basah terbiar,
dingin mengkulumi air yang jatuh deras di pipi, di tubuh ini, cukup dingin siang tadi?

Tarian tak kunjung henti hingga melemaskan sebuah haru baru,
sesuka tulang-tulang yang ditumpukan untuk menggerakkan segala fungsi!

Kasihan atas mimpi,
terjadi bukan 'tuk diingini,
Tuhan beri waktu tidur untuk menjelma yang nyata seakan hanya buaian dan yang di batas halusinasi adalah gambaran!

Sunday, April 8, 2012

Dunia Petaka

Aku mencoba untuk belajar bicara, ketika semua teman-temanku mulai tuli!
Aku mencoba untuk belajar melihat, ketika semua teman-temanku mulai bisu!

Dan aku mencoba untuk merangkul musuh-musuh dalam hidupku untukku ajak berdansa di atas duri!

Dan aku mencoba memejamkan sejenak mata ini,
dunia tak 'kan hebat 'tuk dimiliki!

Harta Titipan Tuhan!

"Syurga di telapak kaki ibu"

sudah berhari-hari tanpa mengenal waktu, detik, menit, bahkan jam di dinding tak lagi berdetak menunjukkan angka yang TEPAT, airmata ibuku mengalir deras!

hari apa ini?

Tuhan masih sayang kami, ibu kami yang sabar, kuat, dan selalu tersenyum!

malam apa ini?

aku tak sengaja mengerti akan keadaan yang sekusut ini!

tidak ada satu celah untuk berlari, kami berjalan tak berdampingan lalu hanya sering bertatapan tanpa bicara sepatah-kata pun, kami RELA kehilangan harta yang Tuhan titipkan!

maka,
apa yang kita cari di dunia ini sesungguhnya Tuhan hanya menguji apa yang t'lah diberikan!

sadar, sabar, sadar aku, kami sadar dan sabar dengan kehendakMu Tuhan!

tertunduk dan ibu masih: "wanita terhebat di dalam hidupku",

syahdu!

Wednesday, April 4, 2012

Kesedihan Tawa

Selamat datang kegelisahan,
rasanya tak ingin meneteskan airmata namun hanya itu yang dapat kulakukan saat ini?

Detik-detik yang mengharukan,
menerobos bathin untuk tak berhenti menguatkan tenaganya!

Waktu yang teraniaya dan aku berjalan seperti semua tidak ada apa-apa!

Aku selusuri debu serta keresahan di sepanjang masalah ke masalah yang memukuli tubuh-tubuh tak berdosa!

Tuhan, silahkan adili caci-maki serta kesusahan mereka-mereka yang terluka karena kami saat ini sedang menjalani hukumanMu!

Tuesday, April 3, 2012

Sore-sore Terbinasa

Hujan turun menerkam masa, masa sulit untuk merasa aman, lari tak terkendali, jalan tak menapak, sedih tak berdaya!

Ilmu Tidak Turun Dari Langit

Apa kamu pernah bermimpi diterjang ombak?
dan waktu berjalan cepat seiring detak nadi yang masih terpasang di tubuh Tuhan ini!

Siapa yang pernah menanyakan: Jila kamu diberi waktu sebulan lagi kamu mau apa? atau jika kamu dikasih waktu sehari lagi apa yang kamu mau lakukakan?

Sesungguhnya agama sebagai pedoman manusia untuk menapak!

Entah harus kumulai darimana jika aku rela menikmati haru di atas kakiku sendiri!

Entah harus kubaca darimana jika aku berani menuliskan bayang-bayang diantara pilu bermimpi!

Ikhlas adalah pelajaran paling berharga,
aku yakin istana ini bukanlah milik kami lagi maka berikan jalan terbaik sebaik mungkin saat pertama kali Engkau titipkan kenikmatan pada kami!

Ingin tersadar dari segala sesuatu pembelajaran dari waktu untuk waktu!

Ketiga-tiganya

Sebuah kisah adalah anugerah,
rasa yang dicicipi oleh sejuta kekesalan juga dihampiri seribu keindahan!

Bahkan tak 'kan mampu membayangkan yang lebih buruk jika ada yang baik, malah tak sanggup menyebut rasa ini sempurna!

Masuk paragraf ketiga,
terima kasih atas suka dan duka sebagai sesama manusia kita bertahan dalam masa yang bergejolak, masa yang gemilang, menjaga irama!

Pasir Warna

Pasir mana yang dapat kau genggam tak bertebar?

Sisi yang menumpahkannya tak terhimpit rapat,
logika harus bermain!

Dan pasir mana yang tak berwana kecokelatan?
Jika kau mulai lupa cara meraupnya,
pijak dan rasakan gelitikan ditepian ombak bernyanyi alam sudah marah!

Monday, April 2, 2012

Ini Mesra

Dan begitu saat memapah rindu dalam bayangan antara kamu, aku mencengkrama detak waktu di ingatan

Esok adalah tangan yang bergandengan dengan balutan bau peluh dirasa kita!

Semaunya sama untuk menjaga,
maju berulang!

Tahanan Kota

Tatanan kota pun memang tak serapih sebagian pemikiran yang berenerji!

Hak yang selalu dijunjung tinggi hingga kewajiban pun usang!

Tutur kata terbata-bata akhirnya angin pun semakin menyapu derai airmata!

Tak ada lagi kemegahan yang ada hanya penyesalan, dan tak ada lagi keputusan yang gegabah, yang ada hanya hilangnya kepercayaan!

Pengakuan mana yang elok bagai rembulan malam, sudut bibir terbakar aroma kekuasaan!

Lagi dan lagi nasib tak pernah berbohong untuk bicara, memang susah ya susah!

Menampar kedua pipi penuh kesadaran, selagi hidup dan belum mati pintu dapat dibuka juga ditutup kembali!





Labuhan Kata

Berlabuh diantara kata,
setiap celah yang kehilangan barisan,
apa harus berbaris setiap mau masuk kelas belajar?

Berita yang tak pernah bertema,
sebaris kata tanpa judul,
apa harus selalu mengatakan yang jujur jika tak pernah nyata?

Labuhan sebuah cerita yang tak bernostalgia...