Linimasa

Monday, November 29, 2010

Situasi Kosong



kalau ada kertas dan pena...
yang kutulis hanyalah "ini musim hujan yang panas",
membengkakkan seluruh cara berpikirku...

atas keadaan yang sesungguhnya bukan dipaksa menjadi adanya!

manusia terlambat memprediksi,
melihat lebih jauh apa yang 'kan terjadi...
sehingga kesenangan menelan jutaan tangis dan kesedihan!

kalau kamu tahu ini tidak susah,

kamu pasti lebih tahu bagaimana mengerti!

kalau kamu tahu ini tidaklah sedih,

kamu pasti lebih bisa tersenyum dibanding canda-tawaku.....

Saturday, November 20, 2010

Pulau Pramuka

Entah kemauan apa, hingga aku sampai disini...
Mungkin sejenak ingin jauh dari kerungsingan keadaan, mungkin...

Menahu akan sikapku,
Ternyata mereka juga bukan yang lebih baik dari redamnya kesombongan, tipu, dan omong-kosong!

Melamuni diri setiup rasa yang sangat tak biasa ini meninggi...
Menjulang segalanya!

Andai aku boleh memilih untuk tinggal diam,
Bukan berarti hasratku melayang jauh dari sekecil hati peri...
Menaruh harapan dari tumbuhnya umur 'tuk mendewasakan emosi menjadi sekolah mentalku!

Berlalulah gelisah,
Walau aku tak pantas bahagia...

Thursday, November 18, 2010

Sekecil-kecilnya

Kenapa cinta membusuk di hidup manusia?
Kenapa dunia slalu lebih dipertahankan padahal kita tahu ini hanyalah sementara?
Kenapa semua terjadi saat harapan membesar di kepala?

Sekian tanya...
Terjawablah dengan satu saja,
Berani melakukan perubahan diri untuk mereka yang kehilangan!

kian usai

Karna aku terlalu jauh darimu...
Kini tanpa penyesalan,
Usailah sandiwara hati!
Bahkan gejolaknya rasa sudah...
Membelenggu hingga jamannya berganti!
Sadar...sadar...
Kau pengganti malam terindah dari sakitnya pemikiran ini!

Monday, November 15, 2010

Tak Mengandai

Tak ingin bilang,
Andai waktu itu kita tetap bersama...
Dan aku malahan tak mengenalnya, dia, mereka, kalian, juga mungkin aku tak pernah merasa tersiksa dengan sendirinya!
Bahkan aku tak menyesal atasmu...

Tak ingin bilang,
Andai waktu itu kita tak bertemu...
Dan surat kosong menjadi nihil terbuat, tak terbaca!

Tak ingin lagi bilang,
Andai kau masih kekasihku...
Hijaunya daun terus menyirami kegersangan mata hati, tidak untukmu, dan aku punya jalan bahagia dengan cara yang berbeda!

Tak 'kan lagi...ku ingini "bilang"!

Goyang Gelisah

Hari bertambah dan membuatku semakin tak berkutik...
Terhimpit sejuta pertanyaan yang tak pernah ku jawab sendiri!

Atas diri ini...
Memuailah asa yang terbendung!

Lama aku bosan...
Bosan aku dengan gelisah ini!


Menggoyangkan kaki berkali,
Hingga tergoyahkan hati oleh pikir yang ini lagi dan lagi...

Secubit kadang tak membiru,
Segenggam kebisuan terus terabaikan!

Oleh kita 'tuk sandarkan, lepaslah... Aku tak menentu!

Friday, November 12, 2010

warga hati

Sahutmu tersambut...
Bergema getarmu...
Menyelebungi telingaku...
Dekat dengan sadarku,
Akalmu!

Tanda pertama yang tak sesaat...
Senyum dan selamat pagi kamu!

Wednesday, November 10, 2010

Dekap Tenangku

Dingin menyerta...
Menangisi senyum-senyum yang tak kembali!
Terbalut tawa yang lepas dari waktu yang hilang...
Ku tahu tentang esok,
Ku tahu sifatmu!

Semoga apa adanya,
Semoga tak pernah pudar!

Tuesday, November 9, 2010

luka sedihku

Ada lagu untukmu...
Di setiap mimpiku!
Di sesatnya rasaku...
Dan ada lagu untukmu di ujung waktuku!
Kasih...
Ceriakan warna hitammu,
Aku teraniya menatapmu dengan gelap...
Aku terbunuh meniduri wangimu dan ku tak tahu!

Dirimu,
Terakhir disini!

Tulus Tanpa Nyawa

Bahkan ketulusan itu tak punya nyawa karna ia tak pernah mati!
Bahkan aku tak sanggup 'tuk percaya akan semua kisah cinta...
Jika hanya tak larat 'tuk tersenyum lagi...
Jika terhina 'tuk meminta sekali lagi,
Sekali lagi bahagia dengan adanya!

Monday, November 8, 2010

Teras Hati

Habis sudah waktuku...
Entah darimana lagi,
Haruskah ini diulang?
Dengan perasaan yang benar...
Bukan dengan keping kehancuran!

Terhempas jauh...
Aku harus dewasa!

Aku pasti sanggup...
Bangun teras hati baru!

Friday, November 5, 2010

Satu Bisu

Aku butuh membisu ketika pertanyaan membidikku dalam kebelengguan...
Dan aku semakin tak ingin bicara ketika emosionalku dimiliki keingintahuanmu sebagai aku...
Bahkan ini ciptaan syaitan,
Memancing kata demi amarah yang tak pernah padam!

Slalu ku kupas angka-angka yang berdatangan, huruf-huruf yang berserakkan...
Semua sementara,
Sekedar simbol manusia untuk menghidupi dunia!

Suatu waktu...
Terlambat atau kacau untuk dimengerti ialah kita sebagai penolong HANCURNYA DIRI KITA SENDIRI!

Tuesday, November 2, 2010

Harap,Tenang,Dan Damai

Sudah kulalui beberapa kalimat panjang...
Terbaca halus di mata,
Terenyuh menodai langkah-langkahku...

Slalu kupaksa agar esok menerima hadirnya kesalahan...
Entah itu sengaja ataupun memang aku harus jadi orang yang salah!

Maka...
Ini seperti menghitung pagar rumah tetangga yang melebihi 3 kali lapangan bola,
Itu tak pernah mungkin tanpa kemauan dan tekad yang bulat!

Menyadari hari yang semakin tua...
Jika kau menghargai aku sebagai manusia,
Harapan kecilku adalah kau membiarkanku berkata benar...
Ketenangan di dunia memang hanya dengan kejujuran...tak butuh memperlihatkan apa yang kita punya, tetapi menunjukkan kita pantas dipercaya!

Damai ini masih diantara awan dan bintang...
aku suka malam,
Dan pagi kau pergi dari kemalanganku di mimpi yang semalam!

Monday, November 1, 2010

Diantara November

Jelas sekali,
Waktu...itu tak terulang dan tak 'kan kembali!

Semua terekam rapih dalam ingatan...
Jika harus bersedih,
Aku memilih untuk tersenyum mengenangnya!

Setiap waktu yang meresahkan hati...
Disisi lain ini awalnya,
Dan disini tanpa akhir!

Endapkan janji manis di kiloan waktu...
Saat terjebak,
Lebih dalam aku terjatuh!

Kebahagiaan itu tak slalu kumiliki,
Namun selamanya tertata di hati karna ketulusan bukan membuatnya percaya...ini sangat indah jika benar-benar dipahami!