Linimasa

Tuesday, May 31, 2011

Mencongkel Hasrat

membuat cinta ini percaya,
berjalan dengan waktu,
menamakanmu...
memberimu waktu dan mengartikan setiap detik yang tak mungkin terganti nantinya!

membuat perasaanku tak ingin rendah,
tak ingin meninggi...
tak ingin terlalu terbayang,
jika harus melepas segala rasanya,
aku hanya takut,
tak pernah mampu!

Salahnya itu kata!

aku manusia yang butuh sejuta kata untuk menjadikan sejuta kata lagi dalam kata dan bahasa...
jika kamu berkepentingan untuk masuk kedalamnya,
maka kamu harus mengenal kata pertama dari bagiannya yaitu "Salah"!

aku salah,
aku bagian yang salah saat kamu kenal aku memang salah...

jika kamu merasa lebih penting untukku maka,
kamu harus mencari arti kata terakhir dari sisi lainku yaitu "Cinta"!

terlalu romantis atau seperti pujangga kesiangan,
aku adalah bagian dari kepuitisan dunia ini,
cintaku mungkin ada di awal dan akhir hidupmu!

Saturday, May 28, 2011

Salam Pagi!

SEMAK BELUKAR,
terbangun dengan kekeraman bagian yang biasa menyebutmu "Sayang"...
senang terbangun,
Alhamdulillah aku hidup dengan nafas yang terpapah dari nafas ibuku sekitar 25 tahun yang lalu!

Pada akhirnya harus mandiri,
melipat selimut yang biasanya dilipati tangan indah karna dingin semalaman tak kuasa kulawan...

kemandirian yang terjaga,
tanpa lelaki di kehijauan ini...
MEREKAH RINDU!

Salam pagi untuk kehadiran (mimpi saja) ayah di ruang tv dan abang tersayang di kamar sebelah!

Melihat Baru

Ada berapa banyak lagi karya yang tak sempat kubaca,
Mereka giat membaca, membuat, dan mereka juga tetap berkarya!

Ada berapa kali masalah yang sama pada setiap detak hati,
Mereka hanya gelisah sepertiku di separuh hari dan selebihnya hanya ingin MENJADI DIRI SENDIRI!

Seumpama ada yang hilang dari bait lama,
Itu hanya saja menentukan kita belajar melihat tanpa mencaci, mencemoh, menjatuhkan harga diri...

senam malam

dusta berkelana menitiskan ragu hati,
mencari dan terus menari,
menanti dan terus menyanyi...
suara merdu dari alammu,
semerbak wangi yang terasa sudah sampai diujung hidungku,
terhenduskan...
laraku yang usai,
sukma,
menata samar dalam bias yang kelam...
sudah aku tertawa,sudah aku meneteskan kepiluan!

Angkuh saja

sadar akan angkuhku untuk mempersembahkan satu karya angkuh untuk hidup...
dan ini angkuhku untuk kusadari betapa angkuhnya aku akan diri kalian!
semesta...
ku tak membentang,
Yang Maha Segalanya memberi jalan... menuntunku untuk TEGAR!
SUARA KECIL DARI HATI TENTANG MANUSIA PADA DASARNYA KEBUSUKKAN,
jika hanya angkuh apa yang kau cari dari hidupmu untuk tak mengganggu kehidupan orang...

Tuesday, May 24, 2011

Belenggu Kawan

Mencari cara, jalan menuju hal yang menjadikan kita tetap bersama...
menahan emosi, melawan keegoisan yang pada akhirnya kita harus saling acuh!

Apakah manusia memang menang dengan segala pemikirannya?
bahwa akal kita mesti seimbang dengan perasaan...
hati nurani, serta keibaan!

Dan sudah mungkin tentang banyaknya mimpi,
tertindas satu persatu langkah...
tertinggal banyaknya waktu juga ketidakjelasan atas yang pernah ada!

Mari kita pikirkan...

Saturday, May 21, 2011

Tidak dan tidak

Mengiyakan perasaan kita untuk tidak lagi menyakiti, menganiaya perasaan oranglain...
bahwa rasa sakit yang kejam slalu datang saat kita tidak dapat memberikan rasa yang sama!

dan berilah kesempatan waktu untuk memutarkan nada, irama lama... mengertilah tentang hukum hati!

Friday, May 20, 2011

Bulan Kelima

menyimpan debu dalam pilu,
syahdukah kamu?
mencintaiku dengan apa adanya...

dan aku tersipu malu,
mengiyakan sabarku untukmu...

dan syahdukah kamu?
ini tentang kemasan cinta yang kita slalu menerima manis dan pahitnya...

Wednesday, May 11, 2011

Hari dan bulan

tak ingin kuhitung berapa lamanya keadaan ini,
naik-turun,
tenggelam dan sirna...

kumerindukan adzanmu disini,
sosokmu...
kebijaksanaan yang slalu menjadi harapan seorang anak perempuan!

aku harus memaklumi,
aku belajar dari mengertinya emosi dan keegoisan manusia adalah pasti terjadi!

jika aku boleh menangisi ini,
hanya kata rindu sudah tertuang lama sebelum kau meninggalkan kami dari rumah ini...

peluk,
dan sayangku padamu...

Cinta itu bukan cita-cita

Kalau hari dapat ditukar dengan kesepian,
itu hanya perasaanmu...
Tapi hari hadir untuk membuatmu tak merasa kesepian,
inilah akalmu!

Seram!

kaitkan masa lalumu dengan apa yang terjadi saat ini,
terlalu nyambung untuk kau putuskan!
entah apa yang berlalu dari kesalahan,
ketika yang kita dapatkan hanya untuk mengoreksi diri di waktu seperti ini...

memang tak mudah atas ketulusan,
saat kebaikan teraniaya oleh rasa sakit hatimu olehmu, karna dirimu sendiri yang membuatnya lebih sakit!

bahkan cinta itu tak 'kan tergapai oleh halusinasi yang berlebihan atas sendu dan sepi...
coba lihat lebih tegas,
terapikan kebusukkan di hati,
ikhlaskan sarana yang sudah tak dapat terpakai dengan enak!

adakalanya kau harus menjadi sangat salah,
dan ada masanya mereka terdiam menatapmu lebih tajam daripada lidah yang tak bertulang...

hati-hati...
ini hanya permainan waktu yang lebih tipis dari urat nadi!

Saturday, May 7, 2011

Memulai Diam


kemudian aku hanya terdiam, terpaku, membisu...
entah apa yang dapat mengubah rasaku,
sabar dan terasa waktu cepat berjalan,
pada siapa lagi aku mengadu?
Tuhan...
Tuhan...
Tuhan...
ada apa denganku?
apa aku salah?
apa aku boleh berlaku lebih benar?
apa aku penuh dosa?
lepaskan aku dari keegoan,
susah hati ini...
tak lagi inginkan airmata,
sedetik saja...
kuingin damai yang terhirup!

Wednesday, May 4, 2011

Uraian kita

hanya tentang perasaan...
menjamah waktu ke waktu,
luka ke luka...
duka bersama,
saling memaki,
saling diam dan menahan amarah...
egois kita untuk sebuah masalah,
penghancur logika adalah perasaan kita...
namun kamu lebih tahu,
akupun ingin slalu tahu...
jejak-jejak yang terbengkalai,
semoga bahagia menjadi pengikut atas ini,
dalam sedih juga senang...
kita adalah manusia biasa yang mampu bertahan berbahagia!

Cahaya yang teraniya

melabuhi hati yang sepi,
dalam singgahsanamu aku tak mampu pergi...

melabuhi perlahan waktu lain darimu dilain sisi,
akankah pengertiannya sama...

melabuhi ketakutanku,
dengan syahdu kumenahu...

mencumbuinya perlahan lagi,
sadar tak sadar...
suka tak suka,
kamu didalam pelukku,hangatku, dan cahaya yang teraniya...

Monday, May 2, 2011

Spasi Hati

Ribuan titik-titik menjamah koma yang lepas...
Koma yang teraniaya,
Senada dengan gemelut sunyi di sekian hari saat hanya mengharapkan mimpi tidur ini indah?
Seketika, menarik hasrat 'tuk menyemakkan diri pada sekerumunan senyum indah...
Tak ada andai yang pasti,
Tak ada lagi ribuan titik menyerbu keharusannya!

Aku menjagamu...

Kusebut Gundah

Pagi ini tak ada yang lebih dari jinaknya rasa resah...
Meradu diguncangkanlah perasaanku...
Seakan kau menyuruhku menjadi lebih dekat dengan keresahan kita selama ini...
Haruskah berdosa?
Haruskah...

Gundah gulana menelanjangi bathinku,
Terurailah...