Linimasa

Saturday, February 28, 2015

Terima Saja Diam

Karena Perasaanku Mati.

Tidak ada kemarin. Semua airmata dan tawa menjadi cerita. Kita hanya diam meratapi perubahan.

Terserah perasaanmu, aku tahu banyak tentang sakit. Hati yang kuat adalah hati yang remuk. 

Dan cinta yang abadi tidak pernah mendua.

Wednesday, February 25, 2015

Dihantui Saat Ini

Belakangan ini aku dihantui pikiran yang negatif. Aku tahu darimana asalnya, namun aku hanya bisa diam. Banyak doa yang kusebut setiap merasakan takut. 

Aku tahu kelemahanku, namun aku masih ragu untuk keluar dari pikiran negatifku dan berani teriak "bisa". Aku sedang terpenjara dalam pemikiranku sendiri, saat ini.

Tuesday, February 24, 2015

Sesak!!!

Entah apa yang membuatku senang dengan keadaan ini? Entah apa yang membuatku sedih karena keadaan ini? Isi kepala penuh keentahan. Sakit bercampur lelah yang tidak bisa diungkapkan. Teman bicara kini sudah enggan menjawab. Sesak! 

Saturday, February 21, 2015

Semua Situasi

Semua yang dilakukan dengan atau tanpa perasaan tidak membuat kita tahu bagaimana hati orang. Situasi dan kondisi paling menentukan sang perasaan. Seperti peserta kuis yang harus siap menerima tantangan demi sebuah jawaban. Tanpa hadiah si peserta  tidak boleh mundur tiba-tiba karena terlanjur masuk area yang menentukan menang atau kalah. 

Itu Maksudku

Aku bahagia sekali hari ini, meskipun aku tidak tahu apa itu bahagia, dan apa yang membuatku bahagia. Aku bukan patung, bukan benda mati, dan aku seorang yang penuh rasa (sama rasanya seperti jadi manusia, yang lain). Aku masih bingung bagaimana cara mengetik kekuatan. Bola api berjatuhan, air tumpah di muka, karena esok tidak mungkin datang sendirian. Aku genggam tanganku sendiri, yang kanan menyentuh yang kiri. Tinggalkan luka dalam jiwa terdalam. Jangan pernah takut tidak bahagia dan terpuruk akan kegelisahan, itu maksudku.

Tuesday, February 17, 2015

Padahal Bukan Aku Nanti

Aku mulai pesimis soal cinta.
Aku takut mengatakan aku tidak bisa.
Dan aku tidak punya nyali lagi.

Padahal kau bilang aku hebat.
Padahal kau bilang akulah cinta.

Friday, February 13, 2015

Sekalimat

Aku tidak ingin menemukan batas, ketika jatuh cinta, lebih dari cukup. 

Kita Merasa Berkali-kali

Kita selalu merasakan berkali-kali tentang cinta. Seperti minum es teh manis di gelas yang berbeda-beda rasanya tetap manis walau terkadang tidak pas takarannya. Hidup ini dan isinya, cinta ini hidup dengan sebuah keberadaan untuk bertemu dan berpisah. 

Wednesday, February 11, 2015

Cinta, Cerita Membosankan

Cerita sedih dan bahagianya cinta berputar di lingkaran yang sama. Arus kecil dan besar tidak terkendali dalam emosi jiwa. Seperti punya Tuhan baru, ketika harus selalu iya tanpa rencana. Cinta lagi hidup ini, cinta lagi mereka.

Di Balik Selimut Tebal

Pikiran ini-itu tidak dapat kuhindari. Aku digentayangi. Padahal sudah di atas kasur, harusnya tidur. Mimpi menanti. Tidur seakan masalah. Seperti takut. Masalah untukku menginginkan cepat terbangun lalu kurang tidur. Besok ketikan pertama atau besok ketikan terakhir. Manusia boleh berubah menjadi tidak biasa.

Monday, February 2, 2015

Kusimpan Sakit

Akhir pekan lalu, kamu di pikiranku. Rindu yang mungkin samar terdengar hanya dapat kusimpan, hingga SAKIT. Kesibukan membuatku sedih, dan aku berusaha untuk mengimbangi. Suatu hari kita tidak perlu repot berdebat, kamu tetap pemenangnya.

Sunday, February 1, 2015

Patah Minggu

Setiap merasa kecewa, aku hanya bisa diam. Aku merenung. Iya, aku banyak salah. Setiap merasakan apa saja, yang membuatku sedih, aku pasti akan kehilangan. Aku merana. Iya, aku terlalu memikirkanmu.