Linimasa

Saturday, June 30, 2012

Fotografer Hanya Istilah

Hal yang mesti dirisaukan itu bukan saat kita tidak dapat "memberikan" sebuah pendapat kepada orang lain saat diminta, melainkan kita tidak dapat "menerima" masukan dari orang lain saat tidak diminta!

Fotografer itu egoisnya setinggi langit,
tingkat kesensitifannya menjulang ke atap gedung di kota,
tapi fotografer juga manusia biasa,
yang kadang tidak perlu punya kamera mahal (high-end) untuk kepuasan karyanya sendiri demi penilaian dari mata orang lain!

Teman Di Hari Ke 33 Tahun 2012

Di pagi buta ini,
di dalam ruang yang biasanya kau tertidur bersama sejuta gelisah,
atau sedang bergelimangan rasa senang pun aku tak pernah tahu?
Kini,
suaranya terdengar berubah,
menjadi nada rindu gemercik harapan syahdu yang datang tiba-tiba saat Tuhan menguji kesabaran keluarga kita!

Ayah dan ibu,
serta jeritan mereka diluar sana?

Kau adalah lelaki yang masih punya nyali (tentunya),
untuk tetap bertahan melintasi segala perubahan agar kau menang!
(Itu pun jika kau lakukan sepenuh hatimu, dan kita semua akan lebih percaya dari sekedar "baik-baik" saja)

Berapa lama lagi pasal-pasal itu berbunyi?
Aku tak dapat membantumu,
atau menangisimu,
aku disini menggantikan sementara usahamu dulu!

Uang bukan segalanya,
dan saat kucari aku tak menemukannya,
uang datang ketika aku tak lelah berjalan,
melintasi jembatan penyeberangan yang mengerikan,
menghirup debu jalanan,
hingga aku rela melaksanakan ketidakmungkinan (bahagia menjadi pejalan kaki)!

Kutunggu wujudmu kembali disini,
di rumah ini atau di rumah baru keluarga kita nanti!





Karena Kita Manusia Biasa

Kita harus membayangkan hal terindah saat sedang gundah, namun kita pun tidak dapat memaksakannya menjadi tetap indah!

Kita harus menerima hal terburuk saat sedang ingin mendapatkan yang terbaik, namun kita pun tidak dapat menjadikannya alasan untuk patah semangat!

Friday, June 29, 2012

Saudagarku Pujangga Bayang

Tak ada pujangga yang mati tanpa pesan:

Saudagarku para pujangga hanya bayangan,
Menari-nari di pikiran,
Bertelanjang dalam irama syahdu,
Tertawa sambil bergoyang,
Saudagarku para pujangga hanya bayangan,
Mengais di jembatan menuju kota mimpi,
Bercengkarama dalam seikat malu,
Teriak sambil menutup telinga,
Saudagarku para pujangga hanya bayangan,
Berhentilah dan menulis kalimat terakhir untukku pulang!

Sudut Kota Jenuh Hari

Makhluk Tuhan mencari jalan,
masuk dan keluar dari kepenatan,
peluh-peluh bertebaran,
ini mengenai perjuangan hidup di masa kekinian,
serba praktis,
serba instan,
serba mau yang gampang,
hingga sejarah pun terlupakan!

Apa yang kita pijak begitu saja diludahi?
Apa yang kita tanam dan begitu saja ditebangi?

Metropolitan kejam,
larut malam mendustai sudut-sudut kegelisahan wanita,
memporak-porandai bathin lelaki,
cumbu-cumbu di semak keklisean,
rasa-rasa tumpah dalam airmata yang tak lagi berarti!

Selamat datang dunia malam yang hina!

Saling Tikam Malam

Saling meratapi kesusahan,
saling tatap perasaan,
hidup ini penuh masalah yang mesti diselesaikan,
akankah ego manusia membatasi antara akal dan penyesalan?

Sudah ditelan jaman yang kelam,
bersatu padu kegemuruhan malam,
jahanam jalang malang,
berdendang dalam kesepian!

Tak Mungkin Kita Sama

Kita adalah orang yang beda jika berdialog tentang mimpi,
namun kita akan menjadi sama-sama dan seirama ketika berjalan dalam kalimat: "menikmati waktu apa adanya"

kasih kau berikan suara,
dan suara t'lah kau serukan dengan bermacam jeritan,
aku tahu jika bimbang melanda,
aku pun tahu itu menyesekkan!

Sadarlah kita tak mungkin "sama"!

Hati Tak Dapat Sendirian

Hati tak punya hak,
tak punya kewajiban,
dan ia bersahaja,
terkoyak,
teraniaya,
juga rusak!

Hati tak berdarah,
jika tak ditusuk,
jika tak dibongkah,
jika kau tahu hati bercahaya karena kita berperasaan!

Maka,
hati tak dapat ditenangkan,
tak juga dapat dibiarkan,
selalu sendirian!

Sepasang hati tak 'kan selamanya...

Tuesday, June 26, 2012

Alasan Kuat

Ketika kadang aku tak mampu, namun aku harus mau!

Hanya karena rasa sayang aku terus bertahan dengan akal dan perasaanku!

Berikan aku alasan untuk semakin kuat menghadapimu!

Tanpa Tangan Kedua (tulisan)

Satu kalimat buntu jika tanpa titik dan koma,
ada banyak kalimat tambahan pula demi melengkapi tiap maksudnya!
Semoga terlatih dengan kesalahan yang ada,
proses kadang menyesakkan dada,
suatu saat nanti satu karya tulis harus rampung tanpa tangan kedua!

Suguhan Pantas Dihargai (musik)

Ada bermacam-macam dendang,
musik mengusik banyak telinga untuk mendengar,
mata dibuka dan melihat,
ada banyak ragam lagi dendang,
di sudut kota serta dunia yang menghadirkan susunan rasa!

Tidak tahu bukan tak dapat menikmatinya,
suguhan manusia pantas dihargai!

Dan Terus Coba

Coba berlari, coba terhempas, aku terjatuh, aku terbiasa dengan sikap, aku terbungkam oleh ratusan kata, coba berlabuh, coba berani, aku terbangun, aku tertindas egoku sendiri, aku teriris oleh kebisuan!

Sunday, June 24, 2012

Artikel Ria

Sampai detik ini aku masih penasaran untuk dapat menceritakan kembali sebuah tontonan!

Berusaha suka "membaca",
agar pembaca menerima informasi dengan baik!

Minggu Pagi Beda

Aku belum terlelap karena masih menetapkan pikiran untuk benar-benar mau tertidur!

Ini sudah Minggu,
aku senang tidak bersenandung dengan alkohol, dan itu mau kita!

"Di perjalanan pulang tadi,
aku bersadar di bahumu,
menceritakan sedikit lelah,
rasanya ingin kembali duduk bersama disana!,"

Selimut menyelamatkanku dari kebekuan,
rayakan Minggu pagi penuh akal sehat!

Tak ada jam yang mengusik,
sapa aku bangun dari tidurmu nanti!



Friday, June 22, 2012

Jerat Pagi Ini

Jelaga pagi,
berbaring bersama jutaan tanya?
Hari semakin bengis,
melamuni ini tak ada kata habis!

Bagaimana esok hari?
Rasanya ada takut, rasaku ada jera!

Suara-suara mengusik telinga,
siapa pagi ini?

Jam dinding pun mati,
sulit menoleh dari televisi!

Aku mendekat pada tua,
karena semakin "peka" untuk mengetahui!

Masih terdiam di pagi seulur angka menuju waktu beribadah,
lama tak berjumpa Shubuh!

Memohon padaMu tentang sesuatu!

Thursday, June 21, 2012

Kamu Percaya Mimpi?

Malam pembaca,
tidur semalam kusebut terlalu pulas,
hingga terbangun dengan gelimang airmata,
aku ini orang syahdu,
sensitif memberikan putih menjadi warna!

Sedari awal dicumbunya dialog rasa,
mencangkul emosi dalam jiwa,
kita manusia, kita susah, kita senang,
berbaiklah dengan tutur bahasa (walau amarah didepan, perasaan mengumpat dibelakang)!

Ada lagi kalimat baru terlontar melek mata pagi,
ibuku masih sabar walau aku tak sepertinya,
perempuan-perempuan masa depan,
jika kamu terjatuh maka kamu memang mengenal MIMPI!

Somasi 12 Juli

Atau suatu saat aku akan mendapatkan sebuah pilihan yang lebih gila dari ini, ketika jalan hidup pergi dari harapan, Atau aku terpaksa menelan keputusan akhirnya, ketika kebenaran tak pernah memihak, namun kebijaksanaan membagi dua tubuhku, gemetar rasa di hati, takut, pilu, depresi, nyanyiin gemuruh senja, caci-maki, dan keparat semua orang yang menendang satu persatu yang disebut lelaki untuk hidupku, dimana ayah dan dimana satu-satunya abangku tercinta, pulanglah!

Wednesday, June 20, 2012

Ekspektasi 20

Tanggal 20 adalah hari kelahiranku,
di hari itu ada taruhan hidup dan mati,
ada nafas yang engah dari seorang perempun bernama Elly,
tak tahu percis bagaimana wajahnya saat itu,
yang kurasa kini adalah beruntung dilahirkan oleh seorang Ibu sepertinya,
setia seperti nama belakangnya Setiawaty,
juga riang walau sedang berlinang airmata dihatinya!

Tak cukup dengan 20 pengharapan menuju 20 tahun lagi pada kehidupanku,
bahkan ada sejuta masalah yang tersimpan bukan untuk diselesaikan,
tepatnya hiasan dalam ingatan!

Waktu-waktu yang sudah kulalui tak rumit,
hanya kadang menyesakkan dada,
menghirup debu jalanan Jakarta berlumur nepotisme!

Asap-asap bungkam saat roda-roda terus memaksakan kehendaknya untuk menjadi raja di jalan,
aku hanya penulis biasa yang mempunyai keinginan lebih dari 20 juta kali ekspektasi dari diri ini adalah mati masuk Surga!

Tuesday, June 19, 2012

Kubangan Kopi Tengah Malam

Melamun di kubangan manisnya kopi dingin,
bekunya sanubari lautan hati,
bersahaja menantang terang dihadapku nyala televisi,
waktu tengah malam menuju rindang pagi!

Haru bersemi diujung kuku,
raut wajah membiru kencang menahan amarah,
aku tertahan dalam waktu terus menari tanpa satu pun gerak pasti,
belajar tersenyum dengan baik walau aku bukan sedang berjalan di jalan baik,
airmata berhentilah sejenak agar tak merasa terlalu letih atas hidup ini!



Sunday, June 17, 2012

Simple Itu Sederhana

Ada sepercik harapan untuk datang,
namun adakalanya sekobar api menjadi tantangan untuk menunda pergi!

Tuhan memberi akal,
walau tak semua manusia itu punya perasaan!

Ada saatnya sedih itu tersenyum, dan ada saatnya senang itu menangis,
bahkan waktu yang paling sederhana adalah menikmatinya!

Puing Kata

Puingan kata berserakan di halaman hati,
masing-masing 'kata' merangkak perlahan untuk menyusun rohnya!
Terhimpitlah puingan rasa yang berserakan di luar halaman hati,
dan masing-masing 'rasa' menjelma perlahan menuju jasad-jasad yang t'lah pergi!

Saturday, June 16, 2012

Seriangnya Sendu

Bathin yang terkoyak,
kadang aku tak cukup sabar untuk menahan amarah?
Airmata,
bertahanlah!

Thursday, June 14, 2012

Budaya dan Keperluannya

Budi pekerti, filosofi, puisi, ketiga hal tersebut menjadi landasan seorang 'seniman' stabil untuk berjalan melintasi jaman.

Budaya pun berkembang, tidak melulu ketradisionalan hanya dikutip dari kisah masa lalu atau diwujudkannya sama percis seperti sejarah yang sudah ada.

Melainkan budaya itu dapat diciptakan dari diri kita sendiri. Yang dituangkan dalam ide baru dan mewujudkannya lebih kreatif lagi sampai orang mengerti dan menikmati maksud yang dituju.

Seolah-olah dunia ini datar saja, itu kalau seseorang banyak terdiam tanpa komentar.

Budayakanlah melihat dari sisi yang beda, kurangi puja-puji. Kritik pantas dibicarakan, itu perlu.

Wednesday, June 13, 2012

Mereka Itu Saya

Mereka menjerit, tertawa, dan menangis, namun terdiam saat berhadapan dengan cermin, hati.

Mereka punya segalanya, kemewahan, tidur nyenyak, bahagia, namun hanya terpaku saat terguncang oleh kehilangan.

Mereka berdo'a, berjalan, dan berusaha namun berhenti saat mereka harus pulang, mati.

Ibu Segalanya

Ibu mana yang tidak sedih melihat anaknya menghabiskan berpuluh malam didalam bui?

Tak pernah ada tanda apalagi memimpikan hal itu!

Tuhan masih menghukumnya,
mengasihi anaknya!

Saat ini tidak ada jalan keluar melalui tutur kata,
tindakan yang aman adalah kepasrahan,
kebaikan yang sabar,
keikhlasan yang datang dari kalimat, "Tuhan ampuni kami, kami lemah tak berdaya."

Ibu pun sesekali bernyanyi tentang kesunyian yang terselip senyum manjanya,
suka cita yang harum di kamar hatinya,
pemaaf dan tetap memeluk anak-anaknya!

Ibuku segalanya!

Tuesday, June 12, 2012

Harapan Mungil

Semoga bathinku selalu KUAT walau kadang aku tak mampu, namun aku selalu takut kehilangan!

Pertentangan akalku, melepas gejolak hati yang teriris, yang mungkin tanpa salah segalanya hambar?

Apakah menelan ludah ini salah satu pilihan hidup untuk terus belajar lebih SABAR?

Malam,
selimutilah orang-orang yang lemah,
terbangkan debu dari jendela yang tertutup rapat,
aku hina dihadapan Tuhan,
juga terkadang rela jatuh dalam keegoisan orang!

Monday, June 11, 2012

Senin Tak Seperti Minggu Kemarin

Senin pagi,
setidaknya lebih baik dari kesiangan-kesiangan yang terjadi di minggu kemarin!

Mobil pribadi masih ada di sisi jalan POPKI,
ah... tapi ternyaa mobil Carry! Ac-nya menyesakkan!

Lalu, pilihan lain tepat dihadapan!
Bis arah blok m pun tiba,
aku menaikinya dan duduk manis dengan leganya!

Tak terlalu penuh disini penumpang yang hendak bekerja,
ya... ini jam orang kantor sudah memulai rutinitasnya!

Selesaikan Guncang

Ada sedikit cahaya dari kegundahan,
jika memang waktu berpihak pada kami,
biarkan masalah selesai perlahan tak terlalu mengguncang?

Ibuku tak pernah lelah,
biarkan ia lebih bahagia dari waktu resahnya kemarin!

Semoga minggu ini jalan terbuka!

Tidak Patah Hati

Akankah kita tidak lagi bertemu dengan rasa patah hati?
Ketika kita tahu bahwa "perasaan" begitu besar di hadapan,
begitu dekat pula sebuah harapan,
begitu sensitif ketika menjadi sangat dalam dirasakan!

Begitulah takut,
mengekang kehilangan!

Kopi Hitam Lugu

Ternyata kopi hitam lebih dramatis,
perasa di lidah bercumbu pada malam dingin hempas belenggu ini,
tak ada kepahitan yang mutlak,
serasa berdua saja,
perpaduan asap-asap dan secangkir pemikiran bahwa aku senang minum kamu: kopi!

Biarkan tak pernah selesai,
hingga bercampur antara akal dan perasaanku menjadi: keindahan!

Kopi riangkan jenuh,
bungkamkan tangis,
lupakan sesal!

Malam Dogma

Bagian dari waktu engap akan kecerdasan manusia,
mengendap di lubang yang kecil bernanahkan egoisme,
separuh waktu lagi tak akan memutar haluan dalam senja,
irisan luka membalut resmi di setiap tetes airmata,
malam penuh dogma,
sembap karna caci-maki!

Saturday, June 9, 2012

Sungguh

Sungguh dalam sunyi,
begitulah suasana!

Sorakan tanpa nada,
mungkin hanya saat ini!

Sungguh-sungguh hanya kami berdua,
bangun dan tidur untuk esok hari!

Friday, June 8, 2012

Cinta Itu...

"Cinta itu akan selalu menangis jika terlukanya hanya sendirian..."

"Cinta itu akan selamanya mati jika yang dihembuskan hanyalah kebohongan..."

Hiduplah CINTA!

Thursday, June 7, 2012

Cambuk Metropolitan

Tak ada kisi-kisi untuk menerjangnya,
melainkan fisik dan bathin yang kuat untuk berdiri di atas kaki sendiri,
berani berkenalan dengan telapak lain,
pelajari juga jejak-jejak yang tertinggal dari pendiri hati nurani,
jika mungkin semua itu ada!

Lampu-lampu bis kota sudah lama meredup,
tepatnya saat penumpang melarikan diri dari recehan,
seonggok harapan pun lepas dari gendongan,
tergopoh-gopoh mencuri waktu di hari lain,
masih dalam mungkin!

Perintis masa depan dilanda kemalasan,
serba mudah tak menjadi yang terbaik di perjalanan,
hancurkan kebodohan bersama,
kelak badan runtuh di panggung dongeng yang baru rilis!

Bisikan Pagi

Berbincanglah dengan Tuhanmu perlahan, bisik-bisik kecil namun jelas mungkin tak 'kan mempersulit segudang pengaduan!

Manusia yang lain pasti sedang sibuk berdiskusi di pelataran gemuruh senja!

Jangan heran atau gelisah jika hari ini tanpa keajaiban!

Ada pembaharuan yang mesti terlihat mengejutkan!

Perubahan yang kadang diawali dengan drama harus diakhiri dengan do'a,
sebutlah satu persatu jalan yang kau tempuh dan ingatlah dimana harga diri itu jatuh?



Hiduplah Kekasih

Dari sabar turun ke hati,

Hujan itu wahana untuk menyimpan sejuta memori,

Sederhananya kalimat yang terbuat dari belaian,

Tanpa bahasa mengadu sendu,

Beradu di peradaban dunia,

Pada saat yang sangat sakral kita mati,

Kita meninggalkan nama juga mimpi-mimpi!

Hiduplah kekasih,

Jangan meninggalkan aku sendiri!

Tuesday, June 5, 2012

Selasa Lagi

Tepatnya,
hasil dari keinginan untuk melakukan perubahan,
tidaklah semudah membalikkan tangan!

Saat waktu berdetak cepat untuk menebus segala kesalahan,
pengorbanan tidak hanya dirasa sendiri bahkan oleh para korban yang mendapat dampak dari salah kaprah itu!

"Proses itu selain menyiksa diri juga mengguncang kehidupan orang lain"

Kini, hari adalah hal yang menegangkan bagimu,
terlihat begitu berat untuk dijalani,
kami disini merasakan apa yang kau sebut "pilu"!

"Namun, Tuhanlah yang selamanya baik,
Yang Maha Mengasihi kita!"

Sabarlah, sadarlah!
Mereka yang diam bukan berarti tidak mengerti,
begitu pula mereka yang banyak bicara belum tentu memberi jalan benar kecuali pilihan Tuhan!

Ini memang perjalananmu,
kerikil yang sengaja dipijak sendiri oleh kakimu,
kelak pijakan-pijakan lalu tak menjadi malapetaka besar di masa mendatang,
kesalahan adalah baik,
kebaikan itu kewajiban setiap individu,
dan untuk ketulusanlah orang tak butuh belajar kecuali tetap baik-baik!

Sunday, June 3, 2012

Tidur dan Kuterdiam

Senang mengenalmu,
kesabaranku bertambah,
keingintahuanku meraja,
tentangmu,
segala hal tersulit yang tak kumengerti,
bahagialah dengan ini,
walau ketulusan tidak terlihat mata namun resapi rasa-rasanya!

Saturday, June 2, 2012

Buliran Sendu

Airmata menetes begitu saja,
tanpa satu pun tangan yang mengusap terasa asinnya, ya asin!

Mengering di pipi tanpa satu hal yang dapat sembuhkan rasa ini, begini!

Hari,
bahagialah denganku!


Egosi Begitu

Egois itu memang sifat yang mendasari manusia untuk mencapai kepuasan dalam hidupnya,
kapan manusia sadar bahwa hidup itu tidak selalu sedih sendirian, hidup itu dekat dengan masa lalu yang membuatnya lebih menghargai hari ini!

NKOTBSB Selesai

Masa kecil itu masa dimana semua orang telah mengingatnya!

Saat melihat tulisan NKOTBSB aku kembali ke masa kecilku!

"Aku bukan anak yang tumbuh dari keluarga yang suka membaca buku dengan setumpuk koleksi buku atau dibiasakan mendengarkan musik dari satu rak kaset/plat hitam di sudut rumah!"

Hanya seingatku, CD yang sering kuputar di blok F 1 No. 12, Hangin' Tough milik NKOTB! Melafalkan lagu tanpa melihat catatan lirik lagunya adalah saat-saat itu!

Disitu hal yang kurasakan dan tak dapat kuulangi di umurku yang sekarang ini!

Saat hijrah ke Johor Bahru, Malaysia tahun 1996, aku kenal yang lain dari NKOTB!

Grup vokal yang berasal dari negara yang sama yaitu Backstreet Boys mulai menggentayangi pikiranku! Lagu-lagu dan segala hal tentang BSB kudapati indahnya saat tinggal di negeri seberang sana!

Majalah luar mudah didapati di tempat aku berhijrah itu, setiap terbit yang baru bonus posternya selalu kutunggu!

"Ayahku tidak suka jika aku terlalu menyukai band/musisi secara berlebihan, maka poster-poster yang kutempel di kamar ia lepas satu persatu"

Beberapa tahun kemudian, dan perkiraan dari masa lalu itu sebenarnya telah tiada?

Kenyataannya, apakah ini mimpi?

NKOTB datang ke tanah air bersama grup vokal yang juga sangat kukagumi BSB menggelar konsernya di MEIS, Ancol tadi malam (1/6), karena alasan tidak beruntung aku tidak hadir disana! Walau sehari sebelum mereka tampil aku mendapat kesempatan hadir di press conference, rasa yang tidak begitu kecewa saat poster Brian Litrell terbubuhi tanda tangannya tetap menjadi penyesalan bahwa aku melewatkan penampilan idola dalam semalam!

Ini sedikit saja,
cerita bahwa aku pernah punya idola!
Tidak ada yang berlebihan dari ketidakmampuanku?

Semoga suatu saat aku masih ingat masa ini untuk bermimpi kembali bersama masa kecilku, NKOTBSB!

Portir II

Memasuki bulan keempat,
aku sadar betapa terkengkangnya kau disana,
dan segala cara yang orangtua kita lakukan sudah sampai di titik keresahannya?

Begitu cepat semua perlakuanmu berlalu dan ganjaran datang menimpa,
entah apa yang salah?
Dimana sesungguhnya kebenaran ketika waktu mendesak kami semua untuk mencari jalan untuk keluar!

Maaf, akhir pekan ini belum sempat untuk kembali menemuimu!



Friday, June 1, 2012

Juni Pasti

Aku sudah punya cinta,
aku masih syahdu melambaikan tangan saat berpapasan dengan ragamu!

Sudikah malam mencumbui segala resah kita?

Tiada hari bahagia selain mengalami masa indah dengan ketulusan,
pasti!