Linimasa

Saturday, March 31, 2012

Kerumunan Malam

Lampu-lampu melamun geliati sendu,
pecahkan haru bisu yang jenaka!

Aku tersambung oleh kata,
remang manja dalam diam,
tak ada mahligai mewangi namun hanya tercium jalanan berdebu!

Sunday, March 25, 2012

Minggu Gerak

Terhibur di hari Minggu,
tatkala gelisah menyerbu,
dan tak ada lagi hilang patah!

Bergerak perlahan menuju jenjang pengadilan hari,
dan tersibukkan oleh ironisnya kota!

Satu untuk bahagia,
pengabdian...

Thursday, March 22, 2012

SORE itu Aku dan Dia

Seorang Ahmad Dhani, dan terlintas dipikirku seperti melihat Sang Ayah! Tak banyak menahu tentang apa, bagaimana ia! Ya, kusebut AD lelaki sejati! Aku memang tak sempurna yang pernah terluka, namun tidak dengan gambar yang indah ini:

Tilang Satu Akal

Mudah untuk kita melangkah setelah berpikir ini yang terbaik, namun berat bagi kita ketika berpikir saat melangkah penuh penyesalan!

Sambutan malam dengan malu dan ragu,
perasaan meningkat hingga melambung jauh!

Pencarian tanpa batas...



Wednesday, March 21, 2012

PELUhANG

Peluh di pinggiran Metropolitan,
debu berterbangan dikendali siang dan malam!

Ku menjerit dalam hati: SEMANGAT!

Ketika jejeritanku tak sampai ke telinga-telinga yang tuli!

Kita harus punya rasa,
menjilat jalanan dengan sabar,
mengukir keluhan dengan sadar!

Peluh dan uang,
keringat yang kudapati sebagai tanda keberhasilan!

Semoga berkah...

Monday, March 19, 2012

Masih dalam

Masih dalam senja,
beriringan membagi sekerlip rasa yang terbuai dan membuai...

Selalu membuatnya bersahaja,
tapi dihitung, menghitung, ini tenggelam seiring waktu yang terbuang!

Sesat dalam sesaat...

Masih dalam kesenjangan ibukota,
mencaci, memaki, menakluk hati!

Friday, March 16, 2012

Bersyukurlah Saat Tidak Bisa Berpuisi!

Ini luka,
apa kamu melihat saat aku bicara ini LUKA?

Tidak kau peduli tentang 'dimana' letak LUKA!

Pasti yang kau baca adalah puisi!

Seketika di baris lain,
kau membaca...

Ini senyumanku,
mana? Apa kau lihat ini SENYUM?

Apa kau dapat menyentuh lingkar bibir?

Apa kau dapat menerjemahkan lingkar PILU?

Oh, terlalu dalam kawan...

Tak secermat itu,
tak semudah itu untuk senang dan sedih dalam penggalan kalimat yang membuatmu lebih pusing dari belajar mengkaji buku penulis hebat sekalipun!

Bersyukurlah hidupmu lebih nyata dari sebait puisi PILU!


Kian sirna sinarnya

(Berbaring disamping ibuku)

Malam dalam airmata sendu,
aku tak kuasa untuk menyapu setiap tetesan yang mengalir dipipinya!

Begitu berarti...

Kini,
apa yang ada t'lah tersembunyi jauh dari sebuah senyuman lepas!

Tuhan memang adil,
hukuman serta keadaan yang sedemikian sadisnya membantu kami lebih banyak berpikir daripada harus sombong!

Namun,
harapanku...

Jangan sampai ibuku jatuh lebih pilu,
karna saat ini aku belum sanggup membuat sedihnya mereda?

Keluarga kami,
sudah berbeda...

Thursday, March 15, 2012

Ini Aku Begini?

Waktu bergulir dan tak ada satu pun yang sanggup menghentikan kecuali Tuhan,

entah sebatas mana aku mengerti tentang keTuhan(an)?

Hanya saja aku hampir tak terkendali,
dan kembali mengingat aku punya Tuhan!

Kesenjangan demi kesenangan,
tak dapat seranjang dengan bahagia...

Aku lupa kapan terakhir sedih jika kamu tetap mengerti ini aku, begini?

Wednesday, March 14, 2012

Kita Rindu!

Dalam getir kita masih dapat tertawa, tak kelaparan walau kepala rasanya mau pecah! Bersyukurlah ayah peduli dan ibu mengerti!
Kita rindu!

Ritme kecil hingga mati

Kita semua tidak berkumpul untuk takdir atau pada akhirnya kita harus belagak sinting melihat kenyataan?

Hidup dan isinya,
manusia dan manusia serta keharuan dalam prioritas!

Apakah jadinya jika dunia ini tanpa agama dan budaya?

Mati dimakan ulat,
sudahlah jangan terlalu lama berpikir untuk kebaikan!

Monday, March 12, 2012

Fakta dan Mimpi

Berusaha untuk tak menyerah, walau aku lelah

Kesedihan ini sesungguhnya hanya hiasan,

supaya aku ingat masa senang bersama keluargaku yang utuh!

Kalian membuatku runtuh, dan kalian pula yang menghantarkan aku untuk bangkit,

Luar biasa dunia ini?

Sekejap dibuat indah,

setengah hati hanya sementara,

antara jembatan satu dan dua!

Rindu kalian bersenda-gurau,
bukan ketegangan seperti ini...

Surat-surat(an)

"Jangan pernah bersedih, ketika semua orang tahu: Aku mencintaimu!" Hadir, berkeluh kesah berirama, bernada, aku, kamu...

Senada-nada(nya)

Jangan belagak mengerti, kamu belum pernah, kamu belum sanggup, kamu cuma penonton

Jangan belagak pilu, kamu masih kaya, kamu masih berdaya, kamu lebih berani, kamu cuma pemain

Jangankan kamu,
aku pun sama!

Kantuk tiduran

Selamat tidur, aku kantuk akan cinta

dongeng haru

ruang bisu

seperempat waktu berdamai

bisik mengusik,

kebodohan mencaci-maki hati!

Sunday, March 11, 2012

Hidup ini sesuai!

Aku dikenal, dan aku akan dikenang

Jendela terbuka, jembatan bergoyang

Lautan tak 'kan terbelah, taman bunga semerbak wangi di hati

batas ke batas, dan uraian tak mungkin pernah bermakna lagi jika dedaunan gugur tersapu bersih angin, angin punyanya Tuhan!

Saturday, March 10, 2012

Sesiapa-nya

Cinta itu aku tulis saat aku bilang: aku kangen papahku!

Entah seberapa dekatnya kita,
atau harus kuungkapkan aku sangat tahu siapa ia?

Kadang cinta itu bukan ungkapan yang seperti ini,
tapi apa dikata saat yang tak pernah ada akan selalu manis untuk dibawa mimpi!

Sesiapa jua...

Flu + Kopi + Tipi = Saterdeinait

Secangkir kopi,
romantisnya bercengkrama dengan ritual ini!

Aku hanya perempuan yang sangat biasa,
tapi aku tak pernah mau memutuskan hubunganku dengan si kopi!

Sahabat yang manis menikmati detik-detik kehidupan...

Umurku sudah 26 tahun,
ini sungguh berkesan!

Friday, March 9, 2012

Kau Tahu Kemana dan Dimana

Sejauh mana kau berjalan,
merintih peluh dengan salah dan kesesatan...

Melakukan segalanya semaumu hanya demi sebuah prioritas "aku harus seperti begini, begitu" yang penting pakai uang?

Hingga titik menuangkan koma dari balik kalimat yang paling rusak!

Kemana kau kembali?

Sementara teman yang kau anggap ada, sekarang hilang tiba-tiba karena masalah terlampau rumit!

Seribu kata sabar menyerangmu,
kau diam tertatih ikuti kata hati!

Akhirnya saat ini kau tahu kemana, siapa, dan dimana kau menyerahkan diri selain kepada Tuhan, yang menerimamu yang memberimu kasih tanpa balasan satu selamanya hanya keluarga..

Thursday, March 8, 2012

Perihal ayat dan perkata

"Barangsiapa berbuat kebaikan seberat benda yang terkecilpun, maka ia akan melihatnya."

"Dan barangsiapa yang berbuat keburukan seberat benda yang terkecilpun, maka ia akan melihatnya."

(Al-Zalzalah ayat 7-8)

Upaya manusia menciptakan kebaikan di dunia berdasarkan apa yang telah mereka lakukan adalah kesadaran sebagai umat yang beragama,
Tuhan tak pernah menyuruh manusianya berbuat kesalahan maka iblis itu ada dari diri kita sendiri!

Walau tak selalu kebaikan itu terlihat baik, barangkali keburukan itu timbul kala keajaiban sirna?

Ingatlah esok selalu siap untuk menghukum perbuatanmu jika keindahan yang ada di hari ini kau anggap angin lalu...

Secuil debu

Melihat rekayasa,
hanya hati yang tak dapat mendustai orang untuk melihat dan hanya dengan perasaan orang tak dapat melihat segala keklisean!

Ironis,
saat waktu digunjang-ganjing dengan persoalan yang sengaja diberi sayap...

Seakan-akan sayap tak 'kan patah,
sendu mendayu secuil debu menusuk hati-hati yang terluka!



Sedih dan sedih

Kehancuran yang begitu menyedihkan,
berulang kata aku hanya mengisyaratkan dengan begini rasanya serba tersiksa sekali!

Harap ini segera berlalu terbawa angin yang menerjang debu terbang melayang tak kembali...

Lelah berarti

Jangan pernah membandingkan rasanya menjadiku dengan rasanya menjadi orang lain, karena aku bukan orang lain dan orang lain tidak merasakan apa yang kurasa!

Titik berat tak terkendali,
sungguh arahnya BURAM!

Rasanya enggan lagi bernyanyi,
atau berangan dalam puisi...

Lelah!

Sakit hati sederhana

Tak bermaksud untuk membuat keadaan ini lebih sulit,
Aku tahu lidah lebih tajam daripada pisau...
dan kau anggap apa yang kulakukan sia-sia?

Semalam cuma airmata yang dapat mewakili segala perasaan yang ada!

Fisik ini tak berdaya, pikiran ini sama sepertimu ibu juga tak karuan!
Penderitaan bathin yang mendalam.....

Apa aku salah aku 'sakit'?

Apa kesalahan terbesar aku, Tuhan yang adil?

Mungkin aku bukan seperti seorang anak kebanyakan,
mohon ampun dengan aku yang begini!

Tuesday, March 6, 2012

BEBASKAN IA!

BEBASKAN DIRINYA... BEBASKAN HALUSINASI PENJAHAT DIDALAM TERALIS BESI! BIARKAN IA TERBANG BEBAS DILUAR TANPA BATAS... MANUSIA TAK LUPUT DARI RASA SALAH, MAAFKAN IA!

Monday, March 5, 2012

Java dan Jazz dalam Festival

"Masih dalam ruang lingkup penguasa,
yang punya duit cari duit lagi untuk tetap kaya"

Kedatanganku di hari pertama,
sudah terlalu suntuk dalam perjalanan untuk sampai di JIEXPO?

(bajaj yang kutumpangi mesti bergelut dengan kemacetan)

Yang kutuju melihat penampilan Maliq n D'essentials, gagal!

Sesampainya di sekitar pintu masuk gate K, antrian menyita waktu selama kurang lebih 30 menit!

Di kaunter penukaran tiket, sedikit dipersulit karena undangan yang kupegang tidak dicap oleh perusahaan yang punya perhelatan ini! Ya, sudahlah mereka ternyata menyita kartu namaku agar tanda masuk berupa kertas yang diikatkan di tangan lekas dipakai!

Berbeda dengan hari ketiga (hari kedua aku tidak hadir) peraturan seperti hari pertama musnah, ditambah lagi panitia yang ada di pintu masuk rada kurang ajar seperti maling! Kenapa maling? Air minuman dibotol yang ada di tasku diambil tanpa pamit?

"Saya bukan pertama kali masuk ke acara seperti ini mas, nggak usah main rampas! Saya bisa buang botol ini sendiri"

Menunjukkan ketegasan bagiku acara berkelas harusnya lebih punya etika yang berkualitas di kepanitiannya!

Selam dua hari kedatanganku terfokus dengan apa yang kulihat untuk kuabadikan dan itu saja!

Pagelaran musik selalu diasumsikan sebagai wadah bertemunya musisi dengan panggung dan penonton melihat idolanya bernyanyi!

Mengkesampingkan itu bisnis di acara besar memang menggiurkan!

Jazz punya koridor tersendiri,
Jazz menunjukkan pengetahuan,
titik terberatnya saat tidak tahu bagaimana cara menikmatinya karena segelintir rasa mengungkapkan bahwa "Jazz hidup dengan semua yang serba berkelas!"

Entahlah...

Lari dari judul,
kemodernan tetap memegahkan yang besar hingga terlalu deras arus industri hanya pada ruang yang terbelit oleh penguasa bisnis!

Alangkah baiknya diadakan kembali di 5 tahun mendatang...

Ilmu musik bukan ilmu bisnis!


Sunday, March 4, 2012

Aku menjadi diriku

Aku ingin selalu berkenalan dengan waktu walau aku tak suka membaca banyak kata apalagi kalimat yang sudah kutuliskan!

Satu hari dalam juta haru bahagia hadir karena aku mampu menjadi diriku sendiri!

Hujan dan rindu

Sejenak dalam lagu syahdu,
airmata menetes demi rindu!

Abangku tersayang,
entah apalah itu salahmu namun kukatakan aku percaya segalanya akan lebih baik dari sebulan ini!

"Aku merindumu"



Thursday, March 1, 2012

Singgung

Jangan pandang lucu orang serius sepertiku!

Aku akan tetap senang dengan begitu seriusnya aku,
kalian sering tertawa yang akhirnya cuma direncanakan lucu!

Semata karena tidak mau terlihat sedih!

Semata mau terlihat seperti komedian yang meraih piala di ajang bergengsi!

Sudahlah,
kembali ke rumah masing-masing saja!

Terlalu penat mengoreksi kesalahan sendiri pasti jauh lebih enak daripada menghina...

Awal-awal Maret

Semenjak umurku 26 tahun,

hari ini akan tetap menyadari tentang detik demi detik dalam hidup!

Kubentang diamku menahan, melawan, amarah!

Berbulan yang belum lama,
cukup kemarin kalimat-kalimat t'lah mencabik hati!

Aku cari uang,
aku ingin belajar walau dengan orang yang lebih pintar!