Linimasa

Saturday, July 14, 2012

Dua Cangkir Satu Buku

Judul ini ada kemungkinannya sebagai impianku mempunyai terbitan yaitu buku!


Tak mungkin patah paradigmaku,
tak akan pernah sirna lembar kata di benakku!

"Hidup kembali, sekiranya Jum'at menjadi menopang kebahagiaan dan Senin adalah awal dari segala cerita!"

"Kubasuh airmata dengan warna-warna yang kuanggap masalah baru terbuat karna kehilangan masa lalu!"

"Setiap manusia yang hidup berencana mati dengan tenang, dido'akan serta diingat-ingat lagi!"

"Penat rasanya bersandiwara, walaupun hal yang ternikmat adalah mencumbui bibir tebalmu di tengah kesunyian!"

"Harapan menjadi ukiran di bingkai kamar kosong berisi benda mati yang sedang sedih akibat ditinggal oleh senyum dan canda tawa!"

"Seuntai tasbih tak lagi bergelantungan di sudut lemari, sajadah itu pun dilipat rapih!"

"Masuk dalam ratusan cangkir, tetap manisnya bernoda di hati! Membekas seperti luka yang tersiram air garam di ujung penantian pagi!"

"Ketika aku merasa sulit mendekatimu, seketika itu pula aku merasa paling hebat diantara mantan-mantan kekasihmu"

"Jangan kau pecahkan cangkir-cangkir ini sampai suatu hari hanya kita yang ada untuk bernostalgia di atas ombak malam!"

No comments: