Linimasa

Wednesday, June 15, 2016

Diam, Kembali Diam

Aku mengatakan tidak bukan aku tidak. Rasanya semua berputar untuk mengatakan iya. Aku pengecut yang setia memilih kesalahan tegang di depan mata. Rasanya masih adil jika harus berstatus tidak menikah sementara. 

Malam semakin sakit, dan membiarkan tembok mendengar jutaan diam. Aku tidak pernah kehilangan. Tua bukanlah usia. Perjalanan ini hanya tentang waktu yang begitu tegang. Melangkah atau tetap menganggapmu satu-satunya. 

No comments: