Linimasa

Saturday, February 6, 2016

Hujan Kekasih

Kekasih, dimana pun kamu berdiri, lepaskanlah gundah itu, sebagai pengganti dari rasa sepiku. Kekasih, hujan tak berhenti, seperti perasaanku padamu terus melaju. Kekasih, aku sebenarnya nyaris kehilangan akal, berkali aku sampaikan. Berulang kali rokok kubakar, diam, dan gemercik suara hujan ini begitu mendebarkan. 

No comments: