Linimasa

Wednesday, January 27, 2016

Sakitnya Begitu Sakit

Tidak adil, menyakitkan, dan sudahlah. Hanya itu yang berputar dalam otakku. Aku harus menerima apa saja yang sudah menjadi risikonya. Perasaan yang begitu dalam sulit menjerit. Kesakitan ini terus berjalan. Andai dapat kuputar kebahagiaan setiap kali kuingin bahagia. Dan segala pertentangan hati bukan lagi menjadi penghalangnya. Aku tersiksa, aku mau.

No comments: