Linimasa

Saturday, December 5, 2015

Enam Minggu di Hadapan

Tuhan memberikan aku sakit paling tersakit sepanjang hidup. Semoga tidak ada sakit susulan. Persoalan sembuh apa tidak, aku pasrah. 

Hari bahagiamu semakin dekat. Mungkin akan menjadi perpisahan yang paling menyedihkan bagi cinta. Tapi sudahlah, aku harus terima dalam keadaan sakit.

Bukan hanya dia yang tersenyum puas di sampingmu tapi mereka yang selama ini membenciku. Selamat, kalian menang. Tepuk tangan untuk kita semua.

No comments: