Linimasa

Monday, June 29, 2015

Semua Pasti Baik, Aku Sabar

Harusnya aku tidak perlu sering meminta lagi, menunggu kabar, apalagi berharap tentang apapun. 

Waktunya mungkin sudah habis, meski belum tuntas. Semua yang kutelan ini seakan mesti terasa manis. 

Aku tidak boleh mengeluh disaat orang mengeluh. Padahal aku juga punya perasaan. 

Biarlah pahut itu tertiup angin kencang. Aku kehabisan cara untuk mengendalikan diri. 

Sakit hati bukan masalah besar, semua ada obatnya, aku yakin perlahan sembuh. 

Rasa kecewa mereka seger terbayar dengan sikap dan langkah barumu, sikap acuhmu padaku.

Aku mencoba tutup mata, tapi tidak bisa. Teks yang kuterima sangat menyakitkan, sementara kamu di posisi aman. 

Hatiku keram seketika. Hancur, tidak ada tanda bangkit kecuali dikasihani hari ke hari tanpa henti. 

Aku dimusuhi dan aku dipaksa harus menerima segalanya. Risiko pun terlanjur kutanggung.

Tuhan, aku tidak menginginkan balasan. Jangan biarkan dia bingung, sanggup atau tidak suatu saat aku bisa.

No comments: