Linimasa

Wednesday, May 20, 2015

Semoga, Semoga!

Aku tidak ingin mengaku hancur. Keegoisan sudah banyak memukul. Begitu keras dan sakit sekali. Namun, aku pasti yang dipersalahkan dan ini saatnya diam. Apakah kau bahagia? Semoga. 

No comments: