Linimasa

Wednesday, March 25, 2015

Tidak Ingin, Tuhan

Duka tersimpan di sela jari kananku.
Meremas mulut yang kehilangan rasa.
Semua tidak akan kembali.
Titik yang indah, koma yang selalu menghantui.
Seandainya, Tuhan memberikan aku satu kesempatan.
Aku tidak menginginkan hati ini terisi.

No comments: