Linimasa

Wednesday, March 25, 2015

Hilang Tak Kembali, Cuma Pilu

Airmata halus membasahi pipi.
Aku enggan termenung lama.
Jemari kaku saat hati tak berdaya.
Apakah aku sedang terluka?
Aku hebat dan tidak pantas bersedih.

Sore, hujan, anganku hilang tak kembali.

No comments: