Linimasa

Friday, January 2, 2015

Hari Kedua Januari

Angin kencang tak kasih ampun debu-debu yang mengancam. Langit seakan kosong oleh derasnya hujan.

Para makhluk Tuhan yang berakal sedang risau menagih janji pada dirinya sendiri. Tahun ke tahun penuh makna untuk bersyukur.

Malam tiba dengan cepat. Aku harus berani menerima gambaran hidup lewat mimpi dalam tidur nanti.

No comments: