Linimasa

Monday, December 15, 2014

Selangkah Datang, Tak Mau Pergi

Rasanya tak ingin tua, rasanya ingin dilahirkan kembali, namun puluhan tahun bukan sebentar, aku hanya perempuan dusta yang egois ingin bahagia, berdua, sendiri, aku hanya perempuan yang mereka sebut bukan perempuan sesungguhnya. Dan airmata menyelinap ke dalam pori-pori di pipi, hari dimana sebagian hilang tak pernah nyata, detik dimana sebagian yang datang adalah keajaiban. Terima kasih Tuhan untuk segala kesempatan yang Engkau berikan, semoga dapat kujalani meski kalah bersama cerita indah.

No comments: