Linimasa

Monday, November 10, 2014

Tidak Tahu Apa, Satu Semua

Luka tak punya banyak alasan untuk menjadi sangat berarti, ketika alasan terluka lebih kecil dari ukuran dusta. Seiya tak pernah memahami gelombang hati yang rusak, maunya hidup ini tak ada perasaan sebesar isi kepala. Logikamu, logikamu. Dalam sunyi logikamu enggan bernada, suntuk di kegelapan. Hiasan dosa menerawang jauh, semoga tak menggrogoti imajinasinya. 

No comments: