Linimasa

Monday, October 13, 2014

Kopi Gula Merah

Aku tawanan yang sengaja tak hadir dalam perang. Setiap bathin yang pernah tersiksa tak rela menghukum diri dengan kesendirian. Aku bukan penjahat yang berpura-pura baik. Gemetar menuliskan ini. Setiap waktu yang hilang berhasil mengembalikan jiwa. Aku guncang, bangkit, kuat berdiri ditemani beban. Tersenyum di atas kopi gula merah bersama ancaman.

No comments: