Linimasa

Wednesday, October 29, 2014

Aku Tak Ingin Lupa Puntung

Duduk sabar menanti. Duduk sabar menunggu. Duduk sabar dengan rasa yang sama. Aku terbiasa. 

Puntung rokok mulai berserakan di dekat kaki. Segelas kopi membantu mata agar tidak redup. Aku tak pernah lupa ini.


(kantin MT. Haryono)

No comments: