Linimasa

Monday, September 22, 2014

Waktu ke Waktu Tak Menyisa

Patah hati membuatku tak ingin lagi jatuh cinta. Rasa pilu yang mampir ke ujung nadi tetap bungkam tanpa jalan.

Serba enggan ini cukup menyiksa. Pembaca yang kasihan belum sempat menangis.

Airmata tak penting kalah. Mereka boleh tertawa hingga bulan dua belas.

No comments: