Linimasa

Tuesday, September 16, 2014

Sepagi Gelisah Parah

Dzikir, terima kasih membuatku sedikit lebih tenang. Meski aku gagal memejamkan mata, setidaknya aku belajar untuk pasrah. Rasanya aku mulai tak sanggup mendapatkan gelisah bertubi-tubi. Akalku yang mungkin sehat buram membedakan mana bohong dan jujur. Tuhan bersamaku pagi buta ini menanti alasanmu nanti.

No comments: