Linimasa

Wednesday, September 24, 2014

Sadarlah KarenaNya

Waktu itu aku tidak punya pilihan kecuali bersujud padaMu, membiarkan airmata jatuh lemas diiringi ayat-ayat yang Engkau turunkan. Sementara keputusan yang ada kurasa mengacaukan hati. Aku banyak dosa dan sekarang masih melakukannya. Doa-doa bagi terkasih. September belum habis, Tuhan tahu diri kita. Dimana kita berpijak, kita tertawa dan berbagi kesusahan. Tak ada kegelisahan yang abadi karena petunjukNya lebih pantas bertindak dari kesedihanku. 

No comments: