Linimasa

Saturday, September 6, 2014

Ponsel Diam

Aku menantimu setiap bangun tidur.
Layar ponselku menyala dalam harapan hingga pertemuan kita tiba, entah kapan!
Mungkin aku salah karena diam sementara kau asyik bercerita. 
Rokok yang asyik terbakar semakin pahit di mulut. 
Mengapa diri seakan tak lagi berkesan?
Jauh membuat segalanya tak berarah.


No comments: