Linimasa

Tuesday, September 23, 2014

Kopi yang Dingin Diindahkan

Tak cukup dengan keseriusan. Proses selalu menarik untuk dijamah. Wanginya harus kuat. Tak perlu melontarkan bualan semu. Kenyataan pahit kapan saja datang. Merenung di balik segelas kopi yang sudah dingin. 

No comments: