Linimasa

Wednesday, September 17, 2014

Kecewa Terikat Batas

Seakan rasa kecewa ini tak terobati. Kecewa yang tak seharusnya kurasa. Tuhan Maha Pengampun, siapalah aku? Dua mata ini tak dapat melihat lebih dekat karena jauh. Dua telinga ini tak dapat mendengar karena terpisah batas. Seumpama dua hati masih sanggup saling mengasihi, biarlah Tuhan, jangan hukum aku lebih berat.

No comments: