Linimasa

Tuesday, September 23, 2014

Bukan Doa Cinta

Doa terbaik bukan untuk cinta, mungkin. Kita jarang mengendalikan diri, manusia ingin terus dimaklum. 

Semua terasa biasa tanpa lamunan. Air mengalir tak seberapa besarnya kobaran api. 

Kekasih baik di tepian sungai kecil, jangan kau hilangkan nama di kepala. Jemari belum mau berhenti. 

Ketakutan lebih dari api yang sedang membara. Usaplah air yang mengguyur wajah-wajah kehilangan.

No comments: