Linimasa

Wednesday, July 23, 2014

Aku Wanita Terbodoh

Aku mulai bingung. Tak menentu dan semakin ragu. Namun apalah sesungguhnya cinta. Hanya pertemuan dan berpisah. Aku tak mungkin memaksa keadaan menjadi sebaik dulu, semanis madu, apalagi mengharapkan seindah-indahnya kenangan. Baiklah, aku harus mundur perlahan atas kehendakmu. Meski hati ini bukan telapak tangan, mata ini bukan detak jantung, telinga ini bukan lidah yang cengeng, aku tak mungkin mengemis cinta melulu. Bohongnya aku rela, siapapun yang berhasil merebut hatimu, aku adalah wanita terbodoh.

No comments: