Linimasa

Sunday, July 27, 2014

Aku Menikahimu, Mimpi

Aku mencintaimu namun tak selamanya kita bersama. Aku merindukanmu namun tak selalu kau mencariku. Begitu adanya perasaan sedalam-dalamnya aku terluka akan kekalahan.

Dua jalan dapat diciptakan demi satu tujuan. Namun satu jalan tak membenarkan kita menyatu untuk beriringan. Cinta menyebalkan.

Dan kita hanya dipersatukan dalam satu paket pesan terakhir. Bunyinya, aku tak ingin kau menderita. Meski akhirnya itulah yang terjadi. 

Aku tak pernah menyuruhmu pergi dari hati. Sakit rasanya, dan sakit keadaannya keinginan detik ini datanglah padaku walau hanya di mimpi.

No comments: