Linimasa

Monday, January 28, 2013

Ombak Malam 27 Januari 2013

Tak bisa menepismu dari kata 'mungkin', bila seiya-sekata adalah sesungguhnya cinta paling abadi.
Kutelan lamunan, menerawang dalam sudut semu. Waktu ini haru, kita berencana tersiksa, soal cinta bukan matematika.
Menembus kalbu, seiring tarian jemu, lihat kiri-kanan, belakang kita layar, di hadapan sejuta kepala, banyak tanya banyak irama.
Remuk hati, remuk raga, jiwa terbang untuk kembali, mata pekat lalu mendekat, disini ada aku, rayuan manja mengupas tangis.
Sebelah kiri halaman tertulis kamu jangan sedih, malam selalu setia memeluk kegelisahan, gelap adalah sahabat mereka, cahaya

No comments: