Linimasa

Thursday, December 13, 2012

Sinis-sinis Meringis, Lidah Menangis

Lidah dapat membebelkan apa saja yang dilihat oleh mata maupun tak terlihat oleh keduanya ketika tidak punya 'hati' lagi. Dan apa rasanya kamu yang merasa punya hati? Sudahkah perang dengan dirimu sendiri untuk membalut totolan-totolan perih didalamnya dengan tanganmu sendiri. Pisau dilumati lidah yang kering, apa kekeringan atas perasanya menghasilkan pertanyaan "Apa", lalu sampah dibiarkan saja tertimbun bersama tanah, iya mulut kita kadang meluapkan kata tak guna.

No comments: