Linimasa

Monday, October 15, 2012

Dosa Bukan Harapan

Sejenak malam bisu berkutat pada asap yang pekat di mata, aku sendirian di depan kaca rias Sang Ibu. Ada apa dunia ini, duniaku? Harapan begitu saja sirna, kesempatan berlalu tanpa alasan dan pamit. Tuhan tak pernah beri yang paling susah, ketika manusia merasa ingin sekali diuji. Guncang menjadi pelengkap kalimat di baris kelima nanti, mungkin bukan kamu sebabnya. Jika masih ada satu minggu lagi, aku berani melacur diri pada lamunan, pasrah dalam ketiadaan, menggenggam tulisan tanpa terbiar dibuang.

No comments: