Linimasa

Saturday, September 29, 2012

Peran Gentayangan

Melihat kekacauan ini aku tidur, lalu bangun saat semua terlanjur hancur. Keadaan tak selalu sempurna, mungkin itulah alasan manusia sering berbuat salah. September segera usai, tak ada tanda satupun bahwa Tuhan mengampuni kami. Kesabaran tak kunjung terkikis, begitulah saat Tuhan mengajari kami berdo'a. Sepulang dari jalanan, rasanya pagar rumah ini ingin kulempar ke langit. Diri berkhayal, bagaimana mungkin aku sekuat itu dapat mengalahkan egoku sendiri? 03.32 Cibubur, Jakarta Timur.

No comments: