Pagi Hujan Reka Ulang Perasaan
Belum lama, memang seperti cepat berlalu hari-hari di mana aku meyakinkanmu.
Senyuman itu terbayang berkali-kali sampai ujung bibir kita saling bertemu.
Ada ragu, sesekali dan sesaat membayangkanmu ini pilihan hidup untuk yang terakhir kali.
Tuhan marah besar atau sedang membiarkanku belajar. Tuhan, jangan kau bosan mengasihiku.
Pagi ini, dengan hujan, aku coba reka ulang perasaan. Dengan diam tak membuatku memilikimu selamanya, dan dengan pindah suatu hari nanti semoga perkenalan ini buatku mensyukuri tulus dicintai sepenuh hati.
2025.11.15
Comments