Kekhawatiran Kita

Pelukan sore itu, ya, pelukan itu.

Aku ingin menjadi bagian di hidupmu sejak pertama kali memandangmu lama-lama.
Masih dalam ragu, belum punya arah dengan segala persyaratannya, dan kita hanya saling bingung.

Aku bukan benar-benar baru, yang berhasil memasuki ruangmu sepenuhnya.

Aku juga bukan yang kau bisa ceritakan segalanya karena ada keinginanku untuk punya batasan itu.

Sampailah pada kekhawatiranku, kita cepat selesai.
Jika tidak, kau memang benar-benar dihadirkan untukku belajar.

2025.11.20

Comments

Popular Posts